Jakarta (ANTARA) – Federasi Nasional Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (FN Pordasi) Berkuda Memanah menjalin kerja sama dengan Nemethy Horseback Archery Sport Association Hungaria untuk memperkuat ekosistem berkuda memanah.
Kerja sama ini sekaligus menjadi langkah strategis untuk memperkuat kerja sama internasional berkuda memanah Indonesia demi visi untuk meningkatkan prestasi di kancah internasional.
“Berkuda Memanah bukan hanya sebuah olahraga, tetapi juga merupakan warisan hidup yang menghubungkan kami dengan sejarah, menuntut kedisiplinan, serta membangun ikatan yang kuat antara manusia dan kuda,” kata Ketua Umum (Ketum) FN.PBM Pusat Triwatty Marciano dalam keterangan resmi, Senin.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin menjembatani semangat dan perkembangan Berkuda Memanah di Indonesia dengan pengalaman dan keunggulan standar internasional,” imbuhnya.
Lewat kolaborasi ini akan menekankan tiga pilar utama yaitu Knowledge Exchange, Athlete Development, dan Cultural Synergy.
Ketiganya mencakup pertukaran pengetahuan dan metodologi pelatihan, peningkatan kapasitas atlet dan pelatih, serta penguatan hubungan bilateral Indonesia dengan Hungaria, melalui Berkuda Memanah sebagai olahraga sekaligus bagian dari warisan budaya kedua negara.
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Hungaria, Yang Mulia Penny Dewi Herasati, menekankan bahwa kerja sama FN PBM Pusat dan Nemethy memiliki makna yang lebih luas dari sekadar pengembangan prestasi olahraga.
“Berkuda Memanah memiliki akar sejarah dan budaya yang kuat, baik di Indonesia maupun Hungaria. Kesamaan tersebut memberikan ruang bagi olahraga untuk menjadi sarana mempertemukan masyarakat kedua negara sekaligus menjaga warisan tradisi dalam konteks modern,” ucap Penny Dewi Herasati.
Menurut Penny lewat kerja sama tersebut dapat menjadi bagian dari diplomasi olahraga yang mempererat hubungan Indonesia dan Hungaria melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, budaya, serta persahabatan antarmasyarakat.
KBRI Budapest juga menyatakan komitmennya untuk menjadi jembatan dalam mendukung berbagai program dan pertukaran yang dapat memperkuat hubungan kedua negara melalui olahraga.
Penandatanganan MoU menjadi awal dari rangkaian program kerja sama yang akan dikembangkan secara bertahap, mulai dari pengembangan atlet dan pelatih, pertukaran pengetahuan dan metodologi latihan, peningkatan kompetensi teknis, hingga kegiatan olahraga bersama.
Baca juga: Pordasi gencarkan sosialisasi guna bangun ekosistem yang inklusif
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.