Jakarta (ANTARA) – Pasangan ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah meyakini bahwa mereka mampu mengatasi persaingan pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 bersama pelatih baru Nova Widianto.
“Program latihan dari coach Nova ini banyak detail dan menuntut kami untuk naikkan kecepatan. Saya pribadi bersama kakak Amri juga, kami merasa cocok sama programnya yang dikasih,” kata Nita Violina Marwah dalam acara Media Day Pelatnas PBSI di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan di bawah asuhan pelatih Nova, ia bersama rekan-rekannya menjalani latihan yang sangat intensif untuk menghadapi Asian Games. Selain itu, ia juga merasa lebih memahami cara atau pola permainan yang harus dijalankan.
“Misalnya ketika Amri habis memukul kayak gini, aku harus ke mana dan bagaimana menjaga. Jadi sekarang itu kekompakan kami lebih kuat,” katanya.
Lebih lanjut, Nita mengatakan bahwa meskipun keduanya baru akan tampil untuk pertama kalinya atau debut di Asian Games, keduanya membawa modal kepercayaan diri yang besar setelah meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Baca juga: Amri/Nita naik ke posisi 15 dunia usai raih perunggu Kejuaraan Dunia
Prestasi itu, kata dia, membangkitkan kesadaran bersama bahwa keduanya bisa bersaing untuk naik ke level berikutnya.
“Pastinya di Asian Games ini kami mau hasil yang terbaik dengan membawa pulang medali. Tapi ya sekarang kami menikmati proses persiapan dulu,” katanya.
Sementara itu, Amri meyakini dengan program latihan dari pelatih Nova yang merupakan mantan atlet beregu campuran, ia bersama Nita bisa mengatasi persaingan pada ajang multi cabang terbesar Asia.
“(Ditambah) dengan kemauan kami yang tinggi untuk bisa mengalahkan lawan-lawan, kami yakin lah bisa bersaing,” katanya.
Amri mengakui bahwa program yang dijalankan saat ini cukup berbeda dengan sebelumnya, termasuk terkait latihan untuk atlet putra dan putri.
“Semuanya diatur, latihan untuk putra seperti ini, untuk putri seperti ini. Terus sebagai pasangan juga diarahkan untuk saling mengisi, kemudian bagaimana membangun komunikasi yang bagus,” katanya.
Baca juga: 13 debutan hiasi skuad bulu tangkis Indonesia di Asian Games 2026
Pada Asian Games 2026, Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PP PBSI) mempercayakan sektor ganda campuran Indonesia diisi oleh Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah serta Nikolaus Joaquin/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Pada tunggal putra perseorangan, PBSI menurunkan Jonatan dan Alwi, sedangkan Moh Zaki Ubaidillah serta Muhamad Yusuf menjadi bagian dari skuad beregu.
Komposisi serupa diterapkan pada tunggal putri. Putri Kusuma Wardani dan Thalita Ramadhani Wiryawan akan turun pada nomor perseorangan, sementara Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dan Mutiara Ayu Puspitasari memperkuat tim beregu.
Selain itu, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mengisi nomor ganda putra perseorangan. Kemudian, pada ganda putri, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menjadi dua pasangan yang diturunkan.
Nomor beregu bulu tangkis Asian Games dijadwalkan berlangsung pada 20-24 September, kemudian dilanjutkan nomor perorangan pada 25-29 September.
Baca juga: Alwi siap memulai debut dan berikan performa terbaik
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.