Jakarta (ANTARA) – Tim Pencari Bakat PB Djarum menjadikan karakter dan sikap di lapangan sebagai salah satu faktor menentukan dalam menyeleksi peserta sektor putra Audisi Umum PB Djarum 2026 di Kudus, Jawa Tengah.
“Dari segi kualitas ada beberapa yang bagus. Selain dari Pulau Jawa, saya juga melihat ada yang dari Kalimantan itu juga bagus,” kata legenda PB Djarum Aryono Miranat dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, penilaian tidak hanya menyangkut kemampuan mengembalikan bola atau membaca permainan, tetapi juga bagaimana sikap pemain ketika bertanding.
“Misalnya banting raket atau meledek lawan, dan lainnya. Semoga kami bisa memantau bibit dan talenta terbaik,” kata dia.
576 peserta yang lolos fase skrining menjalani Tahap Turnamen di GOR Djarum, Jati, Kudus, untuk memperebutkan Super Tiket ke tahap karantina.
Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Keanu Al Fathir Rahadi dari Balikpapan, Kalimantan Timur. Pebulu tangkis KU-12 itu mengalahkan Nidan Mauludi Fathan asal Kuningan dengan 21-10, 21-13.
Keanu tidak hanya meningkatkan intensitas latihan hingga 11 kali dalam sepekan, tetapi juga membiasakan diri hidup disiplin dan mandiri.
Baca juga: PB Djarum lihat potensi menjanjikan dari pebulu tangkis putri U-11
“Sama pelatih saya bukan cuma dilatih soal teknik, tapi juga soal kemandirian. Seperti di asrama saya cuci baju sendiri. Pokoknya hidup disiplin dan menjaga pola makan,” kata Keanu.
Ia juga membatasi penggunaan telepon genggam untuk menjaga fokus dalam latihan dan pertandingan. Keanu mengikuti audisi 2024, tapi terhenti pada Tahap Turnamen.
Koordinator Atlet Putra Tim Pencari Bakat Leonard Holvy de Pauw mengatakan peserta yang memperoleh Super Tiket masih harus membuktikan kesiapan mereka selama empat pekan karantina.
“Penilaian sebenarnya ada pada saat karantina. Di sana kami bisa melihat kebiasaan mereka yang sebenarnya. Bagaimana mereka hidup di asrama, disiplin, makan dan mengatur waktu istirahat,” ujar Holvy.
PB Djarum tidak hanya mencari pemain yang memiliki kemampuan teknik, tetapi juga atlet yang siap menjalani pembinaan jangka panjang dengan karakter dan integritas yang baik.
Tahap Turnamen berlangsung hingga Sabtu (12/9). Peserta putra harus mencapai semifinal untuk memperoleh Super Tiket melalui jalur pertandingan, sementara peserta yang gagal masih berpeluang mendapat Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat.
Baca juga: PB Djarum saring 1.601 talenta muda
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.