
ABS Contest di ITB pada 1971, Adu Kreativitas Mahasiswa dalam Kreasi Model Mobil | Indonesia Raya 11 Oktober 1971
Institut Teknologi Bandung atau ITB menjadi salah satu universitas papan atas di Indonesia yang diminati oleh banyak calon mahasiswa setiap tahunnya. Terlebih kampus ini menjadi salah satu tujuan utama pelajar di Indonesia yang ingin mendalami dunia industri teknologi dan sejenisnya.
Tidak hanya sekadar mendapatkan pelajaran dari tenaga pengajar mumpuni di kelas, para mahasiswa juga bisa berkembang dengan berbagai macam aktivitas lainnya di kampus. Mulai dari diskusi hingga perlombaan bisa diikuti oleh para mahasiswa untuk mengembangkan minat serta bakat yang mereka miliki masing-masing.
Hal ini juga sudah terbangun sejak dulunya. Sejak beberapa dekade silam, para mahasiswa yang terwadahi dalam organisasi jurusan dan sejenisnya juga sudah sering menyelenggarakan acara untuk menunjang minat dan bakat di antara mereka.
Salah satunya pernah terjadi di ITB pada 1971 silam. Pada waktu itu, ada sebuah perlombaan yang digelar untuk mengadu kreativitas dari para mahasiswa yang ada di sana.
Masih berkaitan dengan bidang keilmuan yang mereka tekuni, pada waktu itu ada sebuah perlombaan yang mempertandingkan kreasi model mobil dari para mahasiswa. Ajang perlombaan tersebut bernama ABS Contest yang diselenggarakan oleh mahasiswa Teknik Mesin ITB pada waktu itu.
Lantas bagaimana momen saat perhelatan acara ABS Contest yang diselenggarakan di ITB pad 1971 silam? Berikut pembahasannya.
Automobile Body Styling Contest di ITB pada 1971
Dilihat GNFI dari artikel “Kegiatan Didalam Kampus: Perlombaan Model Mobil Di-I.T.B.” yang terbit di surat kabarIndonesia Raya edisi 11 Oktober 1971, pada 11-13 September 1971 silam, ada sebuah acara perlombaan yang digelar di ITB dengan tajuk Automobile Body Styling Contest atau ABS Contest. Acara ini diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Mesin ITB pada waktu itu.
Acara perlombaan ini menjadi ajang kreasi bagi para mahasiswa yang tertarik dengan bidang kreasi model mobil. Para peserta dituntut untuk menampilkan kreasi terbaiknya untuk memberikan desain yang jauh berbeda dari tampilan awal mobil waktu itu.
Para peserta menggunakan berbagai macam bahan dalam perlombaan tersebut. Beberapa bahan yang digunakan di antaranya gips, kayu, tanah liat, plat aluminium, dan lainnya.
Selain menampilkan kreasi model mobil, para peserta juga mesti menjelaskan teknis dari kreasi yang mereka buat. Penjelasan ini berisi dari perhitungan yang digunakan hingga keterangan tambahan lainnya dari kreasi model mobil yang mereka ciptakan.
Banyak Faktor Penilaian
Walaupun mencolok secara tampilan, bentuk fisik dari kreasi mobil tidak menjadi satu-satunya nilai utama yang diperhatikan dalam perlombaan ABS Contest tersebut. Ada beberapa faktor yang dinilai dari kreasi mobil para mahasiswa yang ikut terlibat dalam perlombaan tersebut.
Faktor pertama yang diperhatikan dari hasil kreasi ini adalah aerodinamika dari mobil tersebut nantinya. Sebab bagaimanapun juga, kreasi mobil seindah apapun mesti bisa digunakan saat dikendarai nantinya.
Oleh sebab itu, faktor lainnya yang juga diperhatikan dari kreasi model mobil tersebut adalah kekuatan serta keamanannya. Kreasi mobil yang diciptakan mesti kuat secara teknis dan memiliki keamanan yang sesuai standar bagi pengemudinya.
Terakhir, barulah faktor estetika diperhatikan dari hasil kreasi model mobil tersebut. Sebab dari segi keindahan inilah, kreasi mobil yang dihasilkan menjadi daya tarik pertama, khususnya bagi kalangan masyarakat awam.
Harapan dari Kreasi Mahasiswa
Penyelenggaraan ABS Contest ini mendapatkan respon positif. Pihak jurusan pun mengapresiasi helatan yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Mesin ITB.
Helatan ABS Contest ini menjadi harapan dan wadah bagi para mahasiswa untuk menyalurkan kreasi mereka. Tidak hanya itu, helatan ABS Contest ini juga diharapkan memberikan dampak positif, khususnya untuk perkembangan industri mobil waktu itu.
Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Irfan Jumadil Aslam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Irfan Jumadil Aslam.
Tim Editor