Selain itu, proses pemulihan kebugaran pemain pilar yang lagi abroad di Eropa seperti Jay Idzes dan Kevin Diks semakin maksimal.
Jay Idzes baru saja absen hampir dua bulan karena cedera otot paha, sementara Diks juga dikabarkan perlu meningkatkan kondisi kebugarannya.
Sementara keuntungan lainnya adalah program uji coba dan masa persiapan yang akan jauh lebih panjang.
Menurut Aris Budi Sulistyo, jika Piala Asia 2027 digelar sesuai jadwal pada Januari-Februari 2027, maka Indonesia hanya akan punya waktu tersisa kurang dari dua bulan.
Uji coba menjelang turnamen juga terbatas, karena Kevin Diks dkk. punya dua agenda uji coba di FIFA Matchday pada November 2026.
Timnas Indonesia dijadwalkan bertemu tuan rumah Yordania pada 13 November 2026, juga belum ada kepastian mengingat kondisi gejolak di Timur Tengah.
Menurut Aris, Timnas Indonesia melalui PSSI harus lebih banyak mengundang tim-tim yang secara kekuatan lebih di atas untuk program uji coba selama menjelang Piala Asia tahun depan.
“Lalu persiapan harus benar-benar lebih dimatangkan, bisa diperbanyak uji coba dengan lawan dengan level di atas Indonesia,” ujar Aris.
“Negara-negara Eropa bisa diajak bertanding karena kualitasnya jauh lebih kuat,” tandas eks pelatih Persis Solo dan Persik Kediri itu.