Bola.com, Singapura – Tim sepak bola putri U14 Indonesia, MilkLife Kickers, mendapatkan pelajaran berharga pada hari pertama berkiprah di Singa Cup 2026 di The Arena, Woodleigh, Singapura, Kamis (5/11/2026).
Dua pertandingan dijalani MilkLife Kickers pada hari pertama Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Skuad asuhan Timo Scheunemann itu meraih satu kemenangan dan menelan satu kekalahan.
Kemenangan MilkLife Kickers diraih atas wakil Australia, South Coast Baptist College, dengan skor 13-0.
Sementara pada pertandingan kedua MilkLife Kickers kalah tipis 0-1 dari tuan rumah Lion City Sailors.
Pada pertandingan pertama, Albianca Raula dan Garneta F. Imelda tampil menonjol dengan sama-sama mencetak hattrick.
Garneta membukukan gol pada menit ke-10, 12′, dan 31′. Sementara Albianca mencetak gol pada menit ke-14, 15′, dan 28′. Anisa T. Sholica turut menyumbangkan dua gol melalui brace pada menit ke-18 dan 46.
Lima gol lainnya dicetak Askara S. Fahilah (37’), Rere Z. Farza (41’), Ananda N. D. Berlian (43’), Riyanti S. Suryani (44’), dan Giada Soebianto (45’). Deretan gol itu memastikan MilkLife Kickers meraih kemenangan telak 13-0 pada laga pembuka.
Pertandingan kedua menghadapi Lion City Sailors berlangsung lebih ketat. Duel perebutan bola beberapa kali terjadi di berbagai area lapangan.
Disiplin pertahanan wakil tuan rumah menjadi tantangan bagi MilkLife Kickers yang kesulitan mengembangkan permainan.
Lion City Sailors akhirnya berhasil membuka keunggulan pada menit ke-23 melalui Madeliene yang menyambut umpan silang dari sisi kiri pertahanan MilkLife Kickers.
Gol itu menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan dan memastikan kemenangan 1-0 bagi wakil tuan rumah.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Beradaptasi Baik, Bermain Sesuai Instruksi
Pelatih MilkLife Kickers, Timo Scheunemann, mengapresiasi penampilan anak asuhnya pada hari pertama.
Meski belum berhasil meraih kemenangan pada pertandingan kedua, Timo menilai para pemain mampu beradaptasi dengan sejumlah tantangan selama mengikuti Singa Cup 2026, termasuk menghadapi lawan yang memiliki rentang usia lebih tinggi.
“Saya lihat mereka bisa dengan cepat beradaptasi dengan skema 11 lawan 11. Saat MilkLife Soccer Challenge, mereka terbiasa bermain 7 lawan 7 di fase regional dan 9 lawan 9 di tahap All-Stars,” ujar Timo.
“Para pemain juga berhasil menjalankan instruksi yang saya berikan, yakni membangun serangan melalui kombinasi umpan.”
“Hal lain yang harus saya apresiasi adalah mereka menghadapi lawan-lawan yang usianya dua tahun di atas mereka. Jadi, ini bagus untuk latihan mental para pemain,” lanjutnya.
Pemain MilkLife Kickers, Janeeta Alodya, mengakui masih ada hal yang perlu diperbaiki setelah menjalani dua pertandingan pada hari pertama.
Meski demikian, pemain yang akrab disapa Anet itu mengaku senang mendapatkan pengalaman bertanding menghadapi tim-tim dari negara lain.
“Sebetulnya permainan kami sudah bagus hari ini. Namun, memang ada beberapa hal yang masih harus diperbaiki. Hari ini cukup menantang, terutama pertandingan kedua melawan tim tuan rumah, Lion City Sailors,” ujar Anet.
“Mereka lawan yang bagus. Permainan mereka cukup terorganisir, baik ketika bertahan maupun menyerang. Itu keunggulan mereka hari ini. Untuk laga selanjutnya, kami akan memperbaiki komunikasi antarlini supaya bisa meningkatkan kekompakan,” lanjutnya.
Bagian dari Rangkaian Pembinaan
Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Program Director MilkLife Soccer, Teddy Tjahjono, turut mengapresiasi perkembangan yang diperlihatkan para pemain.
Ia menyebut keikutsertaan MilkLife Kickers di Singa Cup menjadi bagian dari upaya memberikan kesempatan bertanding di level internasional bagi para pemain terbaik hasil pembinaan MilkLife Soccer Challenge.
“Sama seperti yang kami lakukan kemarin bersama MilkLife Strikers di kategori U12, MilkLife Kickers ikut serta juga sebagai wujud upaya kami memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada para pemain terbaik dari MilkLife Soccer Challenge All-Stars,” ujar Teddy.
“Tujuannya sederhana, kami ingin memastikan jenjang pembinaan ini terus berjalan di setiap tingkatan kelompok umur.”
“Hari ini, para pemain mendapatkan pengalaman berharga dengan menghadapi tim asal Australia dan Singapura. Melihat penampilan mereka hari ini, saya optimistis pemain terus berkembang ke arah yang lebih baik,” ujar Teddy.
Singa Cup merupakan turnamen sepak bola kelompok usia dini berskala internasional yang digelar di Singapura sejak 2011. Pada penyelenggaraan 2026, turnamen ini diikuti 136 tim dari 13 negara.
Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife mengirimkan MilkLife Kickers untuk berkompetisi di kategori Girls U14. Para pemain yang memperkuat tim merupakan hasil seleksi MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025/2026.
Kategori Girls U14 Singa Cup 2026 menggunakan format single round-robin yang berlangsung pada 5–7 November 2026. Setiap tim akan saling berhadapan satu kali untuk menentukan posisi akhir di klasemen.
Dalam penyelenggaraan kali ini, MilkLife Kickers tergabung di Grup A bersama Lion City Sailors (Singapura), Fremantle City FC (Australia), BMW (Singapura), dan South Coast Baptist College (Australia).
Daftar Susunan Pemain MilkLife Kickers
- Syafira Azzahra – SDN Rungkut Kidul II/581, Surabaya
- Queisha S. Azzalfa – SDUT Bumi Kartini, Jepara
- Riyanti S. Suryani – SDN 129 Rancasawo Margasari, Bandung
- Helga C. Y. Sadira – SDN Kebayoran Lama Selatan 19, Jakarta Selatan
- Shilen N. Khanza – SMP Cipta Cendekia, Bogor
- Alika P. Jabbar – SDN Manukan Kulon II/499, Surabaya
- Janeeta Alodya – SDN Sendangmulyo 04, Semarang
- Renathera A. A. Putri – SDUT Bumi Kartini, Jepara
- Ananda N. D. Berlian – SDN Lowokwaru, Malang
- Yumna N. Fina – MI Islamiyah Karanganyar, Pekalongan
- Askana A. S. Fahilah – SDN 01 Dayu Karangpandan, Karanganyar
- Rere Z. Farza – SDUT Bumi Kartini, Jepara
- Alisa M. Fakhia – SDN Margahayu 3, Bekasi
- Albianca Raula – SMP Cipta Cendekia, Bogor
- Anisa T. Sholica – SDN Cideng 04, Jakarta Pusat
- Garneta F. Imelda – SDN 01 Tumpakrejo, Malang
- Rara Z. Fatin – SDUT Bumi Kartini, Jepara
- Giada Soebianto – Flintridge Preparatory School, California