Oleh : Dippo Airlangga
Anggota Mapala Uniska Banjarmasin
Wartapalaindonesia.com, PERSPEKTIF – Sebagai organisasi yang sudah lama dikenal peduli lingkungan, Mapala (Mahasiswa Pecinta Alam) punya misi besar yakni menjaga dan melestarikan alam. Tapi di era digital seperti sekarang, tantangan yang mereka hadapi makin rumit. Bukan cuma soal alam, tetapi juga soal bagaimana caranya tetap relevan dan menarik buat generasi muda yang lebih akrab dengan teknologi.
Di Kalimantan Selatan, beberapa organisasi Mapala sudah mulai melek perubahan. Mereka mengadakan event-event yang bukan cuma buat kalangan pecinta alam, tetapi juga menarik masyarakat umum. Salah satu event yang mencuri perhatian adalah Trail Running 2024 dari Mapala yang ada di Kalimantan Selatan.
Acara ini sukses menggabungkan olahraga lari dengan misi menyebarkan kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Karena itu, Mapala harus melek teknologi!
Gak bisa dipungkiri, sekarang orang lebih sering ngecek media sosial daripada keluar rumah. Jadi, Mapala perlu banget memanfaatkan platform digital buat kampanye lingkungan. Bayangin kalau pesan tentang pentingnya menjaga alam bisa viral di TikTok atau Instagram, pastinya bakal lebih banyak yang tergerak buat peduli lingkungan, terutama dari kalangan anak muda.
Menggunakan media sosial sebagai alat kampanye adalah langkah inovatif yang patut diterapkan. Generasi muda sekarang itu suka hal-hal yang estetik dan informatif. Jadi, kalau Mapala bikin konten yang kreatif dan informatif, pasti deh lebih banyak yang tertarik.
Kemudian membuat acara seru, lalu pesan tersampaikan
Contoh nyata dari inovasi Mapala adalah acara seperti Trail Running yang nggak cuma jadi ajang olahraga, tapi juga membawa pesan penting tentang pelestarian alam. Acara ini bukan cuma buat atlet, tapi terbuka buat siapa aja yang pengen menikmati alam sambil olahraga. Jadi, gak melulu harus naik gunung buat bisa cinta alam, ikut lari lintas alam juga bisa kok.
Acara kayak gini tuh penting banget, karena bisa menjangkau lebih banyak orang. Apalagi sekarang banyak yang ikut-ikutan olahraga buat gaya hidup sehat. Jadi, sekalian aja kita ajak mereka buat peduli alam.
Kemudian ada lagi, seperti edukasi di tengah hiburan
Mapala juga perlu menggabungkan hiburan dengan edukasi, biar makin banyak yang tertarik. Misalnya, acara seperti lari lintas alam bisa dikemas dengan lebih seru dan kekinian. Tambahin aja musik, live performance, atau booth interaktif tentang lingkungan. Orang-orang bakal lebih enjoy sambil tetap dapat pesan penting soal menjaga alam.
Namun demikian, perlu tetap pegang prinsip. Walau harus kreatif dan inovatif, Mapala tetap harus pegang prinsip utama, menjaga kelestarian alam. Jadi, semua kegiatan harus tetap ramah lingkungan. Jangan sampai karena pengen seru-seruan, malah jadi merusak alam yang seharusnya dilindungi.
Satu lagi, istilahnya Mapala Keep It Cool, Stay Relevant
Di tengah perubahan zaman, Mapala dituntut buat terus berkembang. Kalau gak, mereka bisa kehilangan relevansi di mata generasi muda. Makanya, inovasi adalah kunci buat menjaga keberlanjutan organisasi ini. Dengan terus berkreasi dan beradaptasi, Mapala bisa tetap eksis dan menjalankan misi mereka dengan cara yang lebih efektif.
Jadi, buat kamu yang suka alam dan ingin berbuat lebih banyak, Mapala adalah tempat yang tepat. Yuk, gabung dan jadi bagian dari generasi yang bukan cuma cinta alam, tapi juga bisa bikin perubahan nyata
Disamping itu, bisa menjadi modal dasar berupa pengalaman untuk beradaptasi di dunia nyata setelah lulus dari perkuliahan. (*)
Editor || Ahyar Stone, WI 21021 AB
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)