Jakarta (ANTARA) – Ketua Federasi Akuatik DKI Jakarta Ade Jona Prasetyo mendorong pembinaan berkelanjutan, mulai dari kompetisi nasional hingga Olimpiade.
Hal itu disampaikan Ade Jona dalam Indonesia Short Course Emerging Series 2026 di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis.
“Kami berharap seluruh atlet dapat memberikan penampilan terbaik, di mana saat ini Akuatik DKI Jakarta juga melakukan pembinaan berjenjang,” kata Ade.
“Mulai dari menyiapkan diri menuju event nasional seperti PON dan mendukung program Bapak Menpora Erik Thohir, Ketua NOC Indonesia Bapak Raja Sapta Oktohari, dan Bapak Ketum Akuatik Indonesia Anindya Bakrie agar atlet-atlet kita bisa lolos kualifikasi Olimpiade di Los Angeles.”
Atlet DKI Jakarta mendominasi Indonesia Short Course Emerging Series. Setidaknya ada 200 atlet dari 19 klub DKI Jakarta berkompetisi di Indonesia Short Course Emerging Series, dengan total turnamen diikuti oleh 310 atlet dari 24 klub.
Ade Jona mengapresiasi penyelenggaraan Indonesia Short Course Emerging Series. Menurut dia, kejuaraan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai ajang bagi atlet yang sedang berkembang untuk menunjukkan kemampuan mereka.
“Semua atlet turun di sini ada sekitar tiga ratus atlet di sini yang turun. Yang pasti kita di sini mencari bakat,” ujar Ade.
“Kita lihat ini bukan hanya sekedar kolam renang, tapi ini mimpi para atlet-atlet kita ke depannya bagaimana agar mereka dapat bermimpi mengibarkan bendera Indonesia di dunia nantinya.”
Ade Jona juga menjelaskan program pelatda DKI Jakarta harus sejalan dengan program pelatnas.
“Ini semua harus align, kami akan coba sinkronasikan agar juga bisa menciptakan pembinaan berjenjang yang berkelanjutan menuju Olimpiade,” ujar Ade.
Baca juga: Indonesia Short Course Emerging Series jadi ajang regenerasi atlet
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.