Salah satu mal yang baru berdiri dan sangat digandrungi anak muda di Jakarta Selatan adalah Aeon Mall Tanjung Barat. Malnya cukup besar, megah, dan outlet yang tersedia sangat lengkap dan bervariasi.
Di akhir pekan, mal ini benar-benar ramai, seakan-akan seluruh orang di Jakarta Selatan berkumpul di tempat itu. Saya tidak tahu apa yang mereka cari.
Salah satu hal yang menjadi ciri khas dari AEON Mall di mana pun adalah area food street-nya yang menghadirkan makanan-makanan ala Jepang dan Korea. Pilihan makanan di sana sangat banyak. Ada beragam jenis ayam, kue-kue, dan yang paling diincar oleh orang-orang adalah sushi.
Melihat makanan-makanan tersebut dipajang memang sangat menggiurkan dan rasanya diri ini ingin melahap semuanya. Namun, setelah saya beberapa kali membeli dan mencoba makanan-makanan di sana, pengalaman yang saya dapat justru kurang memuaskan. Dan, membuat saya ogah untuk membeli makanan lagi di area food street AEON Mall Tanjung Barat.
Antre lama, apalagi di akhir pekan
Proses membeli dan mengonsumsi makanan di food street AEON Mall Tanjung Barat tidak sesederhana itu. Apalagi saat akhir pekan dan sedang ramai-ramainya.
Setelah kita memilih makanan yang dipajang, kita harus mengantre untuk bayar ke kasir dengan durasi yang sangat lama. Saya sendiri pernah harus berdiri mengantre dengan durasi sekitar 10 menit. Apakah jumlah kasirnya terbatas? Tidak juga. Jumlah kasirnya cukup banyak, tapi tidak cukup untuk melayani semua pembeli dengan cepat.
Kemudian, biasanya tiap pembeli tidak hanya membeli satu item. Biasanya mereka membeli dengan jumlah yang relatif banyak. Ini juga menjadi penyebab durasi mengantri menjadi lebih panjang. Petugas kasir jadi harus melakukan scan produk berkali-kali.
Meja dan kursi umum yang sangat terbatas
Apakah setelah selesai mengantre dan membayar di kasir kita menikmati makanan kita dengan hikmat? Eits, jangan buru-buru mengambil kesimpulan.
Setelah mengantre kita harus mencari meja dan kursi untuk duduk dan inilah tahapan yang paling repot dan belum tentu berhasil dilakukan. Untuk bisa memakan makanan yang telah dibeli, kita harus duduk di meja dan kursi untuk umum.
Masalahnya, meja dan kursi yang disediakan untuk umum itu sangat sedikit di sekitar supermarket AEON Mall Tanjung Barat. Dan, kita tentunya tidak boleh sembarangan duduk di kursi miliki outlet restoran lain.
Salah satu area yang menyediakan meja dan kursi untuk umum ada di samping supermarket tersebut, tapi jumlahnya sangat terbatas. Sebagai pengunjung kita harus rebut-rebutan. Bila melihat pengunjung lain hendak beranjak dari kursinya, maka kita harus bersiap-siap dan segera menduduki kursi tersebut sebelum dipakai orang lain.
Apabila kalian tidak dapat tempat duduk di area itu bagaimana? Sejauh yang saya tahu, ada satu area lagi di Aeon Mall Tanjung Barat yang menyediakan meja dan kursi untuk umum. Namun, sialnya area tersebut berada di dua lantai paling atas. Sedangkan, area supermarket berada di lantai dasar. Ini siapa sih yang ngatur penempatannya?
Otomatis sebagai pengunjung kita harus berusaha terlebih dahulu naik ke lantai tersebut menggunakan lift atau elevator. Dan, sesampainya di lantai tersebut ya kita belum tentu dapat kursi kalau pengunjung mal sedang ramai-ramainya.
Jadi tidak ada salahnya sebelum pergi ke AEON Mall Tanjung Barat, kita berdoa terlebih dahulu agar mendapat kursi untuk duduk.
Itulah alasan mengapa saya malas dan ogah untuk membeli makanan di area food street AEON Mall Tanjung Barat. Terlalu banyak proses yang harus dilalui untuk sekadar makan. Mau makan aja kok repot.
Daripada membeli makanan dari supermarket tersebut, mending saya ke salah satu outlet restoran yang ada di sana. Mereka sudah punya meja dan kursi sendiri. Kita tinggal pesan, duduk dengan manis, makan dengan tenang, lalu bayar. Selesai urusan.
Pengarang : Mohammad Rafatta Umar
Editor: Kenia Intan
BACA JUGA Warlok Semarang Muak dengan Mal Baru, Lebih Butuh Ruang Terbuka Hijau yang Terjangkau.
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini dari.
Terakhir diperbarui pada 2 Juli 2026 oleh