Ichinomiya, Jepang (ANTARA) – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan berharap bisa memperbaiki capaian medali pada Asian Games edisi selanjutnya setelah langkahnya harus terhenti pada babak semifinal Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
“Jujur ya sebenarnya targetnya dua emas, tapi ya belum tercapai. Masih ada kesempatan lagi empat tahun ke depan, semoga Tuhan memberikan saya kesempatan. Saya patut bersyukur,” ungkap Alwi setelah pertandingan di Ichinomiya, Aichi, Jepang, Senin.
Pernyataan tersebut ia sampaikan usai menelan kekalahan pada babak semifinal kala menghadapi tunggal putra asal Thailand Kunlavut Vitidsarn.
Pebulu tangkis peringkat 10 itu menyudahi perjuangannya setelah berjuang selama 49 menit, dan membukukan skor 13-21, 15-21.
Baca juga: Alwi jadikan kekalahan di semifinal Asian Games sebagai pelajaran
“Tentu tidak mudah untuk berjuang sampai tahap ini. Tapi saya sudah berusaha dan hasilnya seperti ini,” kata Alwi menambahkan.
Dengan terhentinya Alwi di babak semifinal, maka ia mempersembahkan medali perunggu bagi Kontingen Indonesia.
Dari cabang olahraga bulu tangkis, Indonesia telah menyumbang tiga medali perunggu, yakni dari nomor tunggal putra Alwi Farhan, ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, dan tim beregu putri.
Sementara itu, bulu tangkis Indonesia juga berpeluang menyumbang dua medali emas dari nomor ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang akan berlaga di babak final, Selasa (29/9).
Baca juga: Fajar/Fikri gagal ikuti langkah Leo/Daniel ke babak final Asian Games
Baca juga: Ganda putra Leo/Daniel gandakan peluang emas Asian Games 2026
Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.