
BINTANG Hollywood ternama, Anya Taylor-Joyyang dikenal lewat perannya yang memukau dalam Langkah Ratu dan Furiosa: Saga Max yang Gilaternyata menyimpan kisah masa lalu yang pahit. Sebelum meraih kesuksesan global dan menjadi ikon kecantikan unik di industri film, ia sempat mengalami masa-masa sulit akibat perundungan (bullying).
Dikucilkan karena Penampilan Fisik
Dalam berbagai kesempatan wawancara, Anya mengungkapkan bahwa masa sekolahnya tidaklah mudah. Ia sering merasa tidak cocok dengan lingkungan sekitarnya setelah pindah dari Argentina ke London pada usia enam tahun. Ketidakmampuannya berbahasa Inggris di awal kepindahannya membuat ia merasa terisolasi.
Namun, yang paling membekas adalah ejekan yang ia terima terkait fitur wajahnya. Anya mengaku sering dihina karena jarak matanya yang lebar. Ia bahkan pernah dikunci di dalam loker dan dilarang masuk ke dalam kelas oleh teman-temannya. Pengalaman dikucilkan ini sempat membuatnya merasa sangat rendah diri dan tidak percaya diri dengan penampilannya.
“Saya tidak pernah merasa cantik. Saya pikir saya tidak cukup cantik untuk bermain di film. Kedengarannya menyedihkan, tetapi saya benar-benar merasa wajah saya aneh,” ungkap Anya Taylor-Joy dalam sebuah wawancara media internasional.
Bangkit Melalui Akting
Meskipun pernah disebut “tidak cantik” oleh standar konvensional teman-teman sebayanya, Anya Taylor-Joy justru menemukan pelarian dan kekuatan melalui seni peran. Keunikan wajahnya yang dulu dihina, kini justru menjadi aset terbesar yang membuatnya menonjol di antara aktris Hollywood lainnya.
Kariernya mulai meroket setelah membintangi film horor Sang Penyihir (2015). Sutradara dan kritikus film justru memuji ekspresi wajahnya yang intens dan sinematik. Sejak saat itu, ia membuktikan bahwa standar kecantikan tidaklah tunggal, dan bakat yang luar biasa mampu membungkam segala bentuk perundungan masa lalu.
Pesan untuk Korban Perundungan
Kisah Anya Taylor-Joy menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa apa yang dianggap sebagai “kekurangan” oleh orang lain bisa menjadi kekuatan terbesar di masa depan. Saat ini, ia tidak hanya dikenal sebagai aktris berbakat, tetapi juga sebagai wajah dari berbagai merek mewah dunia, membuktikan bahwa ia telah melampaui kata-kata kasar yang pernah diterimanya. (Z-4)