1. News
  2. Berita
  3. Art Jakarta 2026 Segera Digelar, 75 Galeri dan Art Fair Daerah Siap Bikin Kejutan

Art Jakarta 2026 Segera Digelar, 75 Galeri dan Art Fair Daerah Siap Bikin Kejutan

art-jakarta-2026-segera-digelar,-75-galeri-dan-art-fair-daerah-siap-bikin-kejutan
Art Jakarta 2026 Segera Digelar, 75 Galeri dan Art Fair Daerah Siap Bikin Kejutan

20 September 2026 10.55 WIB • 3 menit

Art Jakarta 2026 Segera Digelar, 75 Galeri dan Art Fair Daerah Siap Bikin Kejutan

images info

Foto oleh Highlight ID di Unsplash


Art Jakarta 2026 kembali digelar pada 2-4 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran seni rupa kontemporer ini membawa karya dari berbagai galeri Indonesia dan Asia Tenggara, sekaligus mempertemukan pelaku seni, kolektor, institusi, hingga pelaku industri kreatif.

Tahun ini, sebanyak 75 galeri dijadwalkan berpartisipasi. Lebih dari separuhnya merupakan galeri asal Indonesia, sedangkan 33 galeri lainnya berasal dari luar negeri. Penyelenggara juga mencatat kehadiran sejumlah peserta baru yang menunjukkan dinamika perkembangan ekosistem seni rupa di kawasan.

Beberapa galeri yang ambil bagian antara lain Gudang Gambar, LF Gallery, ISA Art Gallery, Jagad Gallery, Kiniko Art, kohesi Initiatives, L GALLERY, Meiro Gallery, Miaki Gallery, Misako & ROSEN, Museum of Toys, MUZI ART, hingga SNA Arts Management.

Artistic Director Art Jakarta, Enin Supriyanto, mengatakan Art Jakarta tidak hanya berfungsi sebagai ajang pameran, tetapi juga menjadi ruang pertemuan bagi berbagai pemangku kepentingan seni rupa.

“Sementara pada saat bersamaan Art Jakarta juga perlu tetap menjadi ruang tempat para stakeholder seni rupa di kawasan ini dapat bertemu, bertukar informasi dan pengetahuan, berjejaring dan bekerjasama. Inilah peran utama Art Jakarta yang berlangsung di awal Oktober ini, di JIExpo Kemayoran,” kata Enin.

Didukung empat lead partners 

Selain pameran utama, Art Jakarta 2026 juga didukung empat Lead Partners, yakni Julius Baer, Bibit dan Stockbit, Treasury, serta BCA. Masing-masing menghadirkan presentasi khusus yang melibatkan sejumlah seniman dan karya dengan pendekatan berbeda.

Julius Baer, yang tahun ini merayakan 20 tahun kehadirannya di Asia, kembali mendukung Art Jakarta untuk tahun kelima. VIP Lounge Julius Baer akan menampilkan kolaborasi dengan perupa Handiwirman Saputra melalui seri Penampang Taut Berpilin dan sejumlah lukisan baru.

Sementara itu, Bibit dan Stockbit menggandeng perupa asal Yogyakarta, Endry Pragusta, melalui instalasi Lost at Sea. Karya berbentuk perahu rakit tersebut mengangkat gagasan tentang kemampuan beradaptasi dan ketangguhan dalam menghadapi perjalanan.

Treasury juga menghadirkan kolaborasi dengan pemenang Treasury Art Prize, Etza Meisyara, melalui instalasi multisensori Gravity of the Unheld. Adapun BCA menghadirkan myBCA District One yang memungkinkan pengunjung mencoba berbagai fitur perbankan sekaligus mendapatkan penawaran khusus.

AJ Scope Rangkul Art Fair dari Berbagai Daerah

Selain menghadirkan galeri, Art Jakarta 2026 juga memperluas perhatian pada perkembangan ekosistem seni rupa di berbagai daerah melalui program AJ Scope.

Program ini menaungi sejumlah art fair lokal, di antaranya Mini Art Malang, Artist Art Fair dari Pekanbaru, ART HEY dari Banyumas, Maa Ledungga dari Gorontalo, Hello Goodbye Photo Market dari Bekasi, serta Watercolor Art Fair dari Yogyakarta.

Enin menjelaskan, AJ Scope dirancang untuk memberikan ruang bagi berbagai inisiatif seni dengan karakter masing-masing daerah.

“Ada dari Malang, Pekanbaru, Banyumas, Gorontalo, dan Bekasi punya art fair versi mereka. Program ini semacem apresiasi seni dengan cara mereka sendiri di daerahnya masing-masing,” ujar Enin.

Menurut dia, pengembangan ekosistem seni rupa tidak harus selalu dilakukan dengan memperbesar skala Art Jakarta. Justru, pertumbuhan berbagai inisiatif di daerah dinilai dapat menciptakan ekosistem yang lebih beragam.

“Art Jakarta kan kecil ya tapi punya ambisi yang lumayan besar. Kami pengin mendorong ekosistem seni rupa supaya dinamis dan juga omongin bisnis strategi. Kalau Art Jakarta digedein dua sampai tiga kali lagi, kami gak bisa. Itu organisasi kerja yang gila banget tapi kalau mau kasih tempat spesifik pada karya itu di bahan kertas, bisa memunculkan ekosistem sendiri. Karakteristiknya unik sendiri,” sambungnya.

“Kami ingin ekosistemnya biar tumbuh bareng, gak berambisi menyelenggarakan sesuatu sementara faktor pendukung gak tumbuh dengan sendirinya. Jadi skill-up gak mungkin sendiri,” tegasnya.

Dengan kombinasi galeri internasional, seniman lokal, presentasi khusus, dan program yang merangkul art fair daerah, Art Jakarta 2026 diarahkan bukan hanya sebagai ajang transaksi karya seni, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkuat jejaring dan pertumbuhan ekosistem seni rupa Indonesia serta Asia Tenggara.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

Tim Editorarrow

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Art Jakarta 2026 Segera Digelar, 75 Galeri dan Art Fair Daerah Siap Bikin Kejutan
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us