1. News
  2. Kombitainment
  3. Bagaimana Siklus Menstruasi Memengaruhi Keinginan Seksual

Bagaimana Siklus Menstruasi Memengaruhi Keinginan Seksual

bagaimana-siklus-menstruasi-memengaruhi-keinginan-seksual
Bagaimana Siklus Menstruasi Memengaruhi Keinginan Seksual

Siklus menstruasi bukan hanya memengaruhi kondisi fisik, tetapi juga suasana hati, energi, hingga keinginan seksual seseorang. Perubahan hormon yang terjadi setiap bulan dapat membuat kamu merasa lebih percaya diri, sensitif, romantis, atau justru ingin lebih banyak waktu sendiri. Tidak sedikit perempuan yang menyadari bahwa gairah seksual mereka berubah-ubah tergantung fase siklus menstruasi yang sedang dialami. Memahami pola ini bisa membantu kamu lebih mengenali tubuh sendiri sekaligus menentukan waktu yang nyaman untuk melakukan eksplorasi dalam hubungan.

Apakah Saat Menstruasi Boleh Melakukan Hubungan Seksual?

Dalam dunia medis, tidak ada larangan khusus mengenai hubungan seksual saat menstruasi. Jika kamu dan pasangan merasa nyaman, aktivitas ini tetap bisa dilakukan. Bahkan, sebagian perempuan mengaku merasa lebih rileks karena orgasme dapat membantu mengurangi kram menstruasi. Selain itu, perubahan hormon selama menstruasi juga bisa membuat gairah seksual meningkat pada beberapa orang. Hal ini tergolong normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Walaupun diperbolehkan, hubungan seksual saat menstruasi tetap memiliki risiko tertentu. Darah menstruasi dapat menjadi media penyebaran infeksi menular seksual apabila tidak menggunakan perlindungan yang tepat.

Saat menstruasi, area serviks juga cenderung sedikit lebih terbuka sehingga risiko infeksi bisa meningkat. Karena itu, penggunaan kondom tetap disarankan untuk membantu menjaga kebersihan dan kesehatan reproduksi kamu maupun pasangan.

Bagaimana Siklus Menstruasi Memengaruhi Keinginan Seksual dan Kapan Waktu Terbaik untuk Eksplorasi

1. Fase Menstruasi: Tubuh Cenderung Membutuhkan Istirahat

(Bagaimana siklus menstruasi memengaruhi keinginan seksual dan kapan waktu terbaik untuk eksplorasi. Foto. Dok. Kampus Production/ Pexels) 

Saat menstruasi berlangsung, kadar hormon estrogen dan progesteron berada pada titik rendah. Kondisi ini sering membuat tubuh terasa lebih lelah, emosional, atau sensitif. Sebagian orang mungkin mengalami penurunan libido, tetapi ada juga yang justru merasa lebih rileks setelah hari-hari awal menstruasi.

Pada fase ini, kamu lebih disarankan untuk fokus pada kenyamanan tubuh, seperti tidur cukup, menjaga hidrasi, dan melakukan aktivitas yang membantu relaksasi.

2. Fase Folikular: Energi Mulai Meningkat

Setelah menstruasi selesai, tubuh memasuki fase folikular. Pada tahap ini, hormon estrogen mulai meningkat sehingga suasana hati dan energi biasanya ikut membaik. Banyak perempuan merasa lebih percaya diri, aktif, dan lebih terbuka terhadap kedekatan emosional maupun fisik.

Fase ini sering dianggap sebagai waktu yang ideal untuk mencoba aktivitas baru, membangun koneksi dengan pasangan, atau mulai lebih terbuka dalam mengeksplorasi hubungan.

3. Masa Ovulasi: Libido Biasanya Berada di Puncak

(Bagaimana siklus menstruasi memengaruhi keinginan seksual dan kapan waktu terbaik untuk eksplorasi. Foto. Dok. anait film/ Pexels) 

Ovulasi adalah fase ketika tubuh melepaskan sel telur, yang umumnya terjadi di pertengahan siklus menstruasi. Pada periode ini, hormon estrogen dan testosteron meningkat sehingga keinginan seksual sering kali terasa lebih tinggi dibanding fase lainnya.

Beberapa tanda ovulasi yang umum dirasakan antara lain tubuh terasa lebih berenergi, mood lebih baik, dan meningkatnya ketertarikan terhadap pasangan. Tidak heran jika banyak orang merasa lebih nyaman melakukan eksplorasi atau membangun kedekatan intim saat fase ini berlangsung.

4. Fase Luteal: Emosi Lebih Sensitif

Setelah ovulasi, tubuh memasuki fase luteal dengan peningkatan hormon progesteron. Pada fase ini, sebagian perempuan mulai mengalami gejala PMS seperti mudah lelah, perubahan mood, atau rasa tidak nyaman pada tubuh.

Keinginan seksual bisa menurun, meski beberapa orang tetap merasakan kebutuhan emosional yang tinggi. Karena itu, komunikasi dengan pasangan menjadi penting agar kamu tetap merasa nyaman dan dipahami.

5. Mengenali Tubuh Sendiri adalah Kunci

(Bagaimana siklus menstruasi memengaruhi keinginan seksual dan kapan waktu terbaik untuk eksplorasi. Foto. Dok. kaboompics/ Pexels) 

Tidak semua perempuan mengalami pola libido yang sama. Ada yang merasa paling nyaman saat ovulasi, sementara yang lain justru merasa lebih rileks setelah menstruasi selesai. Memahami perubahan tubuh selama siklus menstruasi dapat membantu kamu menentukan waktu terbaik untuk beristirahat, menjaga kesehatan emosional, hingga melakukan eksplorasi secara lebih nyaman dan percaya diri.

(Baca juga: Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi Sesuai Siklus Menstruasi)

Pada akhirnya, mendengarkan kebutuhan tubuh sendiri menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan fisik, emosional, dan hubungan yang sehat.

(Penulis: Sania Zelikha)

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Bagaimana Siklus Menstruasi Memengaruhi Keinginan Seksual
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us