Nagoya (ANTARA) – Dua atlet para tenis meja Indonesia, Barce Labaya dan Komet Akbar, mempersembahkan dua medali perunggu Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 setelah langkah keduanya terhenti pada semifinal di Sky Hall Toyota, Jepang, Selasa.
Barce yang tampil pada nomor tunggal putra kelas 4-5 harus mengakui keunggulan wakil China Peng Zhengyang dengan skor 1-3 (9-11, 4-11, 13-11, 9-11).
Barce kehilangan dua gim pertama sebelum memperpanjang pertandingan melalui kemenangan 13-11 pada gim ketiga. Namun, ia gagal mempertahankan momentum setelah menyerah 9-11 pada gim keempat.
Sementara itu, Komet yang turun pada tunggal putra kelas 10 kalah dari wakil tuan rumah Mahiro Funayama dengan skor 0-3 (11-13, 10-12, 1-11).
Komet memberikan perlawanan ketat dalam dua gim awal, tetapi gagal memanfaatkan kesempatan untuk merebut kemenangan sebelum Funayama memastikan kemenangan melalui gim ketiga.
Meski gagal melaju ke final, kedua atlet Indonesia tersebut berhak membawa pulang medali perunggu karena para tenis meja memberikan medali kepada dua semifinalis yang kalah.
Baca juga: Fadli dan Kadek berpeluang raih emas pada hari kedua Asian Para Games
Baca juga: Karisma Evi buka keran medali atletik Indonesia di Asian Para Games
Baca juga: Rifky pilih kontrol ambisi untuk tambah emas kedua Asian Para Games
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.