Jakarta (ANTARA) – Atlet balap sepeda Indonesia Bernard Benyamin Van Aert mulai memfokuskan persiapan menuju Asian Games 2026 setelah meraih enam medali emas pada Indonesia Track Cup I dan II 2026.
Bernard optimistis mampu bersaing untuk meraih medali emas di Asian Games 2026 setelah dalam dua tahun terakhir tampil kompetitif di level Asia.
“Kalau dari saya pribadi juga saya inginnya bisa mendapatkan medali emas tentunya. Karena melihat dua tahun kemarin saya juga bisa bersaing di kancah Asia,” kata Bernard kepada ANTARA melalui sambungan telepon di Jakarta, Kamis.
Atlet yang tampil pada Olimpiade Paris 2024 itu menyebut nomor Omnium dan Madison menjadi target utama pada Asian Games Aichi-Nagoya September mendatang.
Untuk nomor Madison, Bernard berpeluang berpasangan dengan Andy Royan atau Terry Yudha, tergantung perkembangan performa masing-masing atlet menjelang ajang tersebut.
Nomor balap trek yang dipertandingkan pada Asian Games 2026 hanya nomor-nomor Olimpiade, yakni Team Pursuit, Omnium, dan Madison.
Sementara itu, Bernard mengaku puas dengan hasil yang diraihnya pada Indonesia Track Cup I dan II 2026 dengan total enam emas, satu perak, dan satu perunggu, karena saat ini dirinya masih dalam tahap mengembalikan performa terbaik.
Indonesia Track Cup 2026 diikuti enam negara, yakni Indonesia, Thailand, Filipina, Singapura, India, dan Malaysia.
Baca juga: Indonesia tuntaskan Track Asia Cup I dengan enam emas
Dalam Indonesia Track Cup I, yang berlangsung pada 1-2 Mei, Bernard meraih tiga medali emas, yakni di nomor Omnium, nomor Madison bersama Muhammad Andy Royan, serta nomor Team Pursuit bersama Andy Royan, Terry Yudha, dan Julian Abi Manyu.
Pada Indonesia Track Cup II, yang dilaksanakan pada 3-6 Mei 2026, Bernard meraih tiga emas, satu perak, dan satu perunggu.
Bernard menyabet medali emas di nomor Elimination, nomor Point Race, dan nomor Madison bersama Andy Royan. Ia juga mengantongi perak di nomor Omnium, dan perunggu di nomor Team Pursuit bersama Terry, Andy, dan Julian.
Atlet berusia 28 tahun tersebut mengatakan dirinya sempat menghentikan latihan setelah SEA Games 2025 Thailand sebelum kembali menjalani program latihan sejak awal tahun.
“Setelah SEA Games Thailand saya off, terus awal Januari saya sudah mulai lagi. Kemarin juga ada seleksi masuk polisi selama tiga minggu, jadi harus mengulang lagi performa dari awal,” katanya.
Meski belum mencapai kondisi puncak, Bernard menilai performanya terus meningkat secara bertahap.
Sebelumnya, ia juga meraih medali emas nomor Point Race Race dalam Track Asia Cup I 2026 di Chennai, India, pada akhir Januari.
Bernard mengatakan fokus utama tim saat ini adalah persiapan menuju Asian Games 2026, namun peluang tampil dalam World Championship, yang akan digelar pada Oktober, juga menjadi target selanjutnya pada tahun ini.
“Kita fokus ke Asian Games habis ini. Tapi tetap melihat peluang ke World Championship tahun ini. Kalau poin masih kurang, berarti harus cari balapan lagi untuk mengejar poin,” ujar Bernard.
Baca juga: Bernard Van Aert dan Terry Yudha borong medali di Indonesia Track Cup
Baca juga: Bernard dan Terry Yudha tambah medali dalam Indonesia Track Cup
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.