PSS memutuskan tetap stay di Surabaya selepas bersua Persebaya. Keputusan itu diambil untuk menjaga kebugaran pemain dan memaksimalkan persiapan sebelum melawat ke Kediri.
“Ya, karena kami memiliki opsi untuk kembali ke Yogya, itu perjalanan lima sampai enam jam. Kemudian, setelah satu hari kami harus pergi ke Kediri, itu perjalanan empat jam lagi,” katanya.
“Jadi, kami memutuskan bahwa lebih profesional untuk beristirahat di Surabaya, mengadakan latihan yang baik di Surabaya,” lanjut pelatih asal Belanda tersebut.
Oleh karena itu, PSS memilih beristirahat dan menjalani latihan di Kota Pahlawan. Huistra menilai langkah tersebut lebih efektif untuk mendukung recovery pemain dan mematangkan persiapan tim.
“Untuk pemulihan yang lebih cepat dan persiapan yang lebih baik, kami memutuskan untuk tetap tinggal di Surabaya,” jelas Huistra.