1. News
  2. Kombitainment
  3. Cara Shirley Santoso Memimpin: Terus Belajar & Berbagi

Cara Shirley Santoso Memimpin: Terus Belajar & Berbagi

cara-shirley-santoso-memimpin:-terus-belajar-&-berbagi
Cara Shirley Santoso Memimpin: Terus Belajar & Berbagi

Mungkin nama Kearney sebagai sebuah perusahaan konsultasi manajemen berskala global tidak asing di telinga, sudah lama menjadi bagian dalam perkembangan bisnis beragam sektor di Tanah Air selama lebih dari 30 tahun. Mulai dari perusahaan swasta hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kearney konsisten memberikan pelayanan terbaik bagi para klien.

Namun, kali ini, Her World justru berkenalan dengan seorang perempuan yang menjadi nahkoda dalam Kearney Indonesia, Shirley Santoso. Sejak 1999, Shirley telah bergabung dan bertumbuh dalam perusahaan ini hingga akhirnya mengemban tanggung jawab untuk duduk di kursi kepemimpinan Kearney Indonesia.

(President Director Kearney Indonesia, Shirley Santoso)

Selalu Ada Ruang Untuk Bertumbuh

Setelah lulus dari studinya di Boston University, Amerika Serikat, Shirley mengawali perjalanan kariernya di Hong Kong. Sebuah negara yang tengah dinamis–berada di masa transisi kepemimpinan dari Inggris ke Cina–Shirley menjalani tanggung jawab barunya dengan segala dinamika dalam negara tersebut selama tiga tahun, sebelum akhirnya menempuh studi magister di Cornell University, Amerika Serikat.

Dengan pengalaman dan pendidikan yang bertambah, Shirley pun tertarik untuk menggeluti bidang consulting. Keinginannya mengeksplorasi dinamika berbeda dalam pekerjaannya membuat Shirley bergabung ke Kearney Singapura dan kemudian ia dipercaya untuk mengembangkan perusahaan Kearney di Tanah Air.

Ia kembali dengan intensi untuk melakukan transformasi di Indonesia dan mengambil bagian dalam pertumbuhan bisnis di Tanah Air. Namun, layaknya setiap manusia hanya bisa berencana dan membiarkan kanvas hidup mengukir cerita (yang tak jarang berbeda dari rencana), Shirley pun mengambil rehat saat dirinya tengah mengandung. Namun, di sela-sela kesibukannya menjalani peran baru sebagai seorang ibu, Shirley justru menemukan banyak kesempatan belajar dan bertumbuh.

“Selama satu tahun [break kerja], saya mengikuti beberapa program paruh waktu dari Kearney dan menjadi pengalaman yang memperkaya diri. Sebab, selama program, saya mempelajari berbagai bidang, mulai dari HR, marketing, staffing, dan business development,” cerita Shirley. Pengalaman ini yang justru membentuk Shirley saat ia kembali bekerja penuh waktu hingga akhirnya ia dipercaya untuk memimpin Kearney Indonesia.

(Shirley punya intensi untuk memberi dampak melalui kepemimpinannya)

Memimpin Untuk Beri Dampak

Shirley kecil tumbuh melihat ayah yang mendedikasikan diri untuk terus bekerja sepenuh hati melalui profesinya sebagai dokter. Shirley juga menempuh studi di Sekolah Santa Ursula Jakarta yang fokus mengajarkan nilai-nilai kepemimpinan, termasuk sebagai pemimpin perempuan. Kini, dengan tujuan untuk terus memberikan dampak, Shirley berusaha memimpin dengan passion dan kerendahan hati.

“Sebab, pada akhirnya, kesuksesan kita sebagai pemimpin terletak pada bagaimana kita bisa menciptakan pemimpin lain dan menjadi versi terbaik mereka,” ungkap Shirley.

Intensi ini yang kemudian mendorong Shirley untuk memperluas dampak kepemimpinannya, tidak hanya internal dalam perusahaan tempat ia bekerja, tetapi juga lingkungan sekitar. Kesenjangan pekerja berbasis gender masih menjadi salah satu isu ketenagakerjaan yang terjadi di Indonesia dan Shirley juga menaruh atensi pada permasalahan ini.

Duduk bersama Her World, Shirley menceritakan banyak kebutuhan pekerja perempuan yang masih perlu dipenuhi, bahkan oleh sesama perempuan. Mulai dari kurangnya role model dan mentorship yang mengembangkan potensi-potensi pekerja maupun pemimpin perempuan, rendahnya kesempatan sesama pemimpin perempuan untuk membangun relasi, hingga ruang berbagi ilmu, Shirley bersama beberapa rekannya merasa perlu ambil bagian dalam mengatasi kesenjangan ini.

“Itu sebabnya, pada 2022, kami menginisiasi IGNITE dengan harapan para perempuan bisa mempunyai mentor cross-industry untuk bertumbuh sebagai pribadi maupun pemimpin,” jelas Shirley.

Sebanyak sembilan mentee dan lima mentor, Shirley dan rekan-rekan mentor mengawali perjalanan IGNITE sebagai wadah bagi para perempuan profesional dalam berbagai bidang. Awalnya, tim IGNITE melakukan manual matching dengan format dua mentee yang dibimbing oleh satu mentor, menyesuaikan dengan kebutuhan mentee dan profil mentor.

Sudah kurang lebih empat tahun berjalan, komunitas IGNITE semakin luas dengan jumlah mentee dan mentor yang bertambah hingga lebih dari 222 anggota dari 120 perusahaan dengan 60 mentor . Proses yang semula dilakukan secara manual oleh tim, pelan-pelan memiliki ruang lebih luas dengan kehadiran platform digital bernama VLookUp. Platform ini memberi kesempatan para mentee untuk memilih mentor sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

“Para mentee dapat apply ke mentor yang diinginkan sesuai kebutuhan mereka. Nantinya, mentor dapat menerima sesuai kapasitas bimbingan. Menurut saya, proses ini jadi lebih demokrasi karena mentee memiliki pilihan yang lebih beragam, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Thailand,” jelas Shirley.

(Melalui IGNITE, para profesional perempuan saling berbagi insight)

IGNITE hadir juga untuk membangun koneksi sesama pemimpin perempuan, kesempatan bagi mereka bertumbuh menjadi pemimpin yang benar-benar otentik. Diibaratkan sebuah lilin, Shirley merasa perempuan memiliki kekuatan besar dan unik yang mendorong perubahan besar dalam sebuah perusahaan.

“Ia [pemimpin perempuan] bisa memberikan penerangan ke banyak orang dengan otentisitasnya. Tidak harus menjadi laki-laki dengan suara lantang, tetapi perempuan memiliki kekuatan di balik ketenangan,” ungkap Shirley.

Selama berkarya dan menjadi bagian dalam Kearney, termasuk menduduki jabatan sebagai President Director Kearney Indonesia, Shirley menekankan pentingnya untuk mengambil kesempatan belajar dan bertumbuh. Sebab, baginya, tak ada hal yang mustahil selama kita menghadapinya dengan pikiran terbuka dan menjadikannya sebagai kesempatan untuk berkembang.

FOTO GUSTAMA PANDU PENGARAH GAYA GIRAH ABABYL M.K TATA RIAS ELORA MAE TATA RAMBUT WINDA JUNIANSA BUSANA MILIK PRIBADI

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Cara Shirley Santoso Memimpin: Terus Belajar & Berbagi
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us