1. News
  2. Mancing Mania
  3. Cuaca Terasa Semakin Panas, BMKG Ungkap Penyebabnya

Cuaca Terasa Semakin Panas, BMKG Ungkap Penyebabnya

cuaca-terasa-semakin-panas,-bmkg-ungkap-penyebabnya
Cuaca Terasa Semakin Panas, BMKG Ungkap Penyebabnya

Kabarmancing.com, Jakarta – Masyarakat di berbagai wilayah Indonesia khususnya Jakarta, merasakan peningkatan suhu udara yang signifikan dalam beberapa minggu terakhir dimana cuaca terasa semakin panas dan gerah.

    Dilansir dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) ada faktor ilmiah yang menjadi penyebabnya, dipengaruhi kombinasi faktor astronomi dan meteorologi. Salah satu faktor utama adalah fenomena Gerak Semu Tahunan Matahari. Dalam fenomena ini, matahari seolah bergerak dari belahan bumi selatan menuju utara. Pada periode tertentu, posisi matahari akan tepat berada diatas garis ekuator atau khatulistiwa, termasuk wilayah Indonesia.

    BMKG menyebutkan, kondisi ini akan terjadi pada tanggal 21 hingga 23 Maret 2026, Pada periode sekitar 21-23 Maret, matahari berada tepat diatas garis khatulistiwa, termasuk wilayah Indonesia. Saat matahari berada tepat diatas kepala. Akibatnya, intensitas radiasi yang diterima permukaan bumi menjadi maksimal. Hal inilah yang membuat suhu udara terasa lebih panas dari biasanya.

    Ditambah lagi bulan April mendatang, sejumlah wilayah di Indonesia bakal mulai memasuki musim kemarau. Diperkirakan cuaca panas akan terasa lebih nyata. Diiringi minimnya pertumbuhan awan dan berkurangnya hujan, seperti yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Jabodetabek beberapa hari belakangan. Akibatnya, radiasi matahari yang diterima permukaan menjadi lebih intens karena tidak banyak terhalang awan, sehingga suhu udara pada siang hari terasa lebih terik, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

    Meski demikian, kondisi panas ini tidak semata-mata disebabkan oleh faktor astronomis, melainkan juga dipengaruhi oleh unsur meteorologis lain seperti kelembapan udara, tutupan awan dan kecepatan angin. Kombinasi inilah yang membuat sinar matahari langsung mengenai permukaan bumi tanpa banyak hambatan, sehingga suhu meningkat signifikan.

    BMKG menegaskan, fenomena ini merupakan siklus tahunan yang normal terjadi dan bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Meski begitu, masyarakat tetap diminta waspada dan menjaga kondisi tubuh agar tidak terdampak cuaca ekstrem.

    Selain itu BMKG juga membagikan sejumlah tips agar tetap nyaman dan sehat saat cuaca panas, diantaranya perbanyak minum air putih, lindungi kulit dari paparan sinar UV, gunakan pakaian berbahan katun yang menyerap keringat dan batasi aktivitas diluar ruangan pada siang hari.

    Himbauan BMKG, cuaca panas dapat berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk kelelahan panas hingga heatstroke, terutama pada kelompok rentan dan masyarakat yang beraktivitas cukup lama di bawah terik Matahari.

    Oleh sebab itu, masyarakat dihimbau untuk menjaga kecukupan cairan, membatasi aktivitas luar ruang pada siang hari dan mewaspadai gejala seperti pusing, lemas, mual atau penurunan kesadaran. Selain itu, masyarakat diimbau untuk menjaga kondisi tubuh dengan cukup minum, mengurangi aktivitas di bawah sinar matahari, terutama pada siang hari serta terus memantau informasi cuaca resmi karena kondisi atmosfer saat ini masih dinamis.(very-berbagai sumber/foto dok:kabarmancing.com)

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Cuaca Terasa Semakin Panas, BMKG Ungkap Penyebabnya
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us