1. News
  2. Mojok
  3. Daripada ASN Day, Kami para ASN Lebih Butuh Serikat Pekerja!

Daripada ASN Day, Kami para ASN Lebih Butuh Serikat Pekerja!

daripada-asn-day,-kami-para-asn-lebih-butuh-serikat-pekerja!
Daripada ASN Day, Kami para ASN Lebih Butuh Serikat Pekerja!

Mei selalu identik dengan May Day, hari buruh internasional yang biasanya ramai dengan gerakan kelas pekerja dalam mengaspirasikan tuntutannya. Namun, sayangnya perjuangan May Day tahun ini direduksi dengan pesta rakyat yang diselenggarakan di Monas. Ngomong-ngomong soal May Day, kabarnya BKN juga akan menginisiasi adanya ASN Day. Lho kok tiba-tiba gini?

Alasan utama ingin mengadakan ASN Day adalah membangun jiwa korsa abdi negara secara lebih masif. Selain itu, dengan adanya ASN Day, katanya sih dapat mendorong kesejahteraan kami.

Terus terang, sebagai abdi muda, saya merasa buruh negara belum butuh ASN Day. Saya kira ada berbagai hal lain yang dibutuhkan oleh ASN. Salah satu contohnya adalah serikat pekerja yang kuat.

KORPRI bukan serikat pekerja (?)

Bang, kenapa ASN butuh serikat pekerja? kan sudah ada Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI).

Lho? Kamu nggak tahu ya? KORPRI itu bukan serikat pekerja, gaes. Bahkan ada seorang Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) yang mewanti-wanti KORPRI agar tidak jadi serikat pekerja. Ada lho berita resminya di situs menpan.go.id.

KORPRI itu hanya organisasi profesi ASN saja. Dalam UU nomor 20 Tahun 2023 Tentang ASN, organisasi profesi ASN berorientasi pada profesionalisme di dunia pemerintahan. Walaupun ada sih fungsi KORPRI untuk melakukan perbaikan kesejahteraan dan kualitas lingkungan kerja ASN.

BACA JUGA: Terkuak! Inilah Makna Tersembunyi di Balik Logo Korpri!

Apa bedanya KORPRI dengan serikat pekerja?

Terus terang, ada banyak perbedaan yang saya rasakan antara KORPRI dengan serikat pekerja. Pertama, perkara tujuan pembentukannya. Pembentukan KORPRI hanya menjadi wadah orang yang berprofesi serupa. Sementara tujuan hadirnya serikat pekerja demi melindungi kepentingan buruh terhadap pemberi kerja.

Kedua, serikat pekerja dapat melakukan perundingan upah. Melalui serikat pekerja para buruh dapat menperjuangkan upah yang layak. Hasil perjuangannya pun dapat dirasakan seluruh buruh setiap tahunnya. Jujur, ini “mimpi basah” saya sebagai ASN.

Terakhir, serikat pekerja berhak melakukan mogok kerja. FYI, mogok kerja bagi pekerja atau serikat pekerja itu bukan tindakan terlarang ya. Tapi, tentu harus memenuhi beberapa syarat terlebih dahulu agar bisa dianggap legal.

KORPRI atau ASN mana bisa mogok kerja? Andai kami mogok kerja, yang ngomel bukan hanya pemerintah. Rakyat yang mau dilayani juga bakal nyinyirin kami. Padahal, kami juga butuh menyuarakan kepentingan kami sebagai buruh negara.

Jiwa korsa ASN juga bisa ditingkatkan melalui serikat pekerja

Membuat ASN Day bukan satu-satunya cara meningkatkan jiwa korsa pekerja. Saya melihatnya sendiri di dunia buruh. Sebagai anak seorang buruh Cikarang, saya tahu persis jiwa korsa serikat pekerja di sana.

Jauh sebelum May Day dijadikan hari libur nasional, saya sudah menyaksikan sendiri jiwa korsa para buruh. Jiwa korsa mereka digodok dalam wadah bernama serikat pekerja. Dengan serikat pekerja yang kuat, mereka dapat memperjuangkan segala kepentingannya.

“Ah perjuangan serikat buruh mah lewat demo terus bikin jalanan macet, Bang.”

Eh Ferguso, asal kamu tahu ya, perjuangan serikat buruh itu banyak. Kalau kamu seorang pekerja, saya yakin kamu sekarang juga menikmatinya. Beberapa contoh di antaranya adalah adanya pembatasan jam kerja, jaminan sosial tenaga kerja, dan sistem upah minum per wilayah.

Toh demo serikat buruh nggak setiap hari juga. Nggak terus-terusan mengganggu kegiatan kamu kok. Lagian jika permohonan demo buruh dikabulkan, yang menikmati mungkin kamu atau anggota keluargamu juga.

Jadi daripada kita jadikan Hari ASN yang perayaannya bisa merugikan rakyat, lebih baik kita buat serikat pekerja bagi ASN yang tujuannya melindungi kepentingan buruh dari majikan. Apa yang benar, Gaes?

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kalau Kalian Masih Ingin Jadi ASN di Era Ini, Sebaiknya Pikir 2 Kali. Tidak, 3, 4, bahkan 100 Kali kalau Perlu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini dari.

Terakhir diperbarui pada 5 Mei 2026 oleh

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Daripada ASN Day, Kami para ASN Lebih Butuh Serikat Pekerja!
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us