Geely akhirnya resmi turun gelanggang di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 yang digelar di ICE BSD City, Tangerang, Banten (21-30/11/2025). Bukan sekadar debut, kehadirannya membawa manifestasi visi global“Bringing World-Class Mobility to Everyone’s Lives”.
Dengan booth seluas 800 meter persegi di Hall 7B ICE BSD City, jenama ini langsung tancap gas menghadirkan lineup lengkap, mulai dari jenis kendaraan listrik (EV), hybrid (PHEV), hingga konvensional (internal combustion engine/ICE)
Masuknya Geely ke Indonesia bukan tiba-tiba. Secara global, pabrikan asal Hangzhou ini dikenal agresif dalam ekspansi mobilitas elektrifikasi dan teknologi pintar. Namun di GJAW, Geely tidak hanya memamerkan kecanggihan, melainkan experience yang dikemas tematik di tiap model.
EX2 hadir dengan warna pastel dan wajah “smiling grille” yang ceria, EX5 tampil futuristis dan premium, Starray EM-i membawa inspirasi elemen alam, sementara Coolray menawarkan citra sporty khas SUV kompak.
Geely EX2 menjadi salah satu yang paling menyedot perhatian. City EV ini mengusung jarak tempuh hingga 395 kilometer (km), konfigurasi penggerak roda belakang (RWD), dan front trunk 70L yang fungsional. EX2 mulai membuka periode pre-book, mengincar pengguna urban yang menginginkan desain playful dan mobilitas efisien.
Naik kelas, EX5 menjadi ujung tombak elektrifikasi premium Geely. Dengan jarak tempuh 495 km dan 13 fungsi ADAS Level 2, EX5 bukan sekadar EV, tapi SUV teknologi dengan standar keselamatan global, yang dibuktikan sertifikasi bintang lima Euro NCAP dan ANCAP. Performa, jarak tempuh, dan kemasan futuristisnya menandai ambisi Geely untuk bermain di ranah EV premium yang kompetitif.
Di ranah teknologi hybrid (PHEV), Starray EM-i menjadi senjata penting. Dirakit lokal, model ini mengusung teknologi EM-i Super Hybrid dengan efisiensi termal mesin 46,5 persen, salah satu yang tertinggi di industri untuk mesin produksi massal.
Konsumsi bensin hingga 83 km/l dan jangkauan lebih dari 1.000 km menjadikan mobil ini relevan bagi pengguna yang mobilitasnya tinggi, tetapi masih membutuhkan fleksibilitas perjalanan jarak jauh tanpa kecemasan baterai.
Coolray pembuka jalan
Meski elektrifikasi menjadi sorotan utama, Geely tetap masuk lewat jalur mesin bensin. Coolray tampil sebagai model ICE pertama yang dipamerkan, membawa rekam jejak lebih dari satu juta unit terjual secara global sejak 2018. Dengan desain sporty, kabin modern, dan fitur cerdas, Coolray menawarkan titik masuk bagi konsumen Indonesia yang belum siap migrasi ke hybrid atau EV.
Pada pameran ini, Geely juga membangun interaksi dengan pengunjung lewat aktivitas seperti Treasure Hunt yang mengeksplorasi fitur penyimpanan dan fleksibilitas kabin, hingga sesi test drive untuk EX2, EX5, dan Starray EM-i. Pendekatannya bukan hanya memperkenalkan produk, tetapi membangun persepsi bahwa teknologi global Geely relevan dengan gaya hidup lokal.
Geely menargetkan setidaknya tujuh model hingga 2027 dengan dua model ICE baru yang akan menyusul tahun depan. Strateginya jelas, bukan hadir sebagai pemain EV semata, tetapi jenama mobilitas komprehensif yang siap bertarung di tiap segmen.