Jakarta (ANTARA) – Pasangan ganda campuran Indonesia Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu gagal menjalani debut yang optimal dalam Denmark Open 2026 setelah terhenti pada babak pertama.
Dalam pertandingan yang berlangsung di SJF Arena, Odense, Denmark, Rabu, ganda yang baru dipasangkan oleh PBSI tersebut harus kandas di tangan pasangan Chinese Taipei Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang dua gim langsung 13-21 dan 16-21.
“Pada pertandingan pertama itu kami jadi lebih tahu satu sama lain, apa yang harus ditingkatkan, diperbaiki, bangun chemistry-nya harus bagaimana. Dapat lawan yang sangat kompak membuat kami tertekan juga. Hal yang bagus untuk kami bisa lebih siap dalam pertandingan selanjutnya sehingga lebih tahu cara mengatasinya,” kata Felisha dikutip dari PBSI.
Secara terpisah, Dejan mengakui hasil di Denmark tidak diharapkan karena dari segi permainan masih memerlukan adaptasi mengingat mereka merupakan pasangan baru.
“Rotasi masih sering salah dan belum hafal kebiasaan masing-masing. Tapi kami akan terus belajar, terus memperbaiki untuk ke pertandingan berikutnya,” imbuh Dejan mengenai evaluasinya.
Menurut Dejan, kekalahan itu akan menjadi pelajaran berharga demi bisa meningkatkan performa mereka dalam French Open.
“Memang berbeda ketika debut dengan pasangan baru di turnamen level atas seperti ini, tidak mudah karena bertemu lawan yang sudah sangat matang. Salah sedikit pasti langsung hilang banyak poin,” ujar Dejan.
Baca juga: Raymond/Joaquin terhenti dalam Denmark Open
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.