Jakarta (ANTARA) – Dewa United Esports membuka pekan kesembilan Mobile Legends: Bang Bang Professional League Indonesia (MPL ID) musim ke-17 dengan hasil kurang maksimal, setelah kalah 1-2 melawan Bigetron, Jumat (22/5).
Pelatih Dewa United Esports, Jaypee “Coach Right” Felipe menegaskan bahwa timnya akan segera melakukan evaluasi dari aspek strategi maupun eksekusi, untuk memastikan poin kemenangan penting selanjutnya.
“Harus waspada saat kita sedang hype, pastikan tetap disiplin dan lebih hati-hati, jadi wajib respek juga ke lawan meski sedang unggul,” kata pelatih asal Filipina tersebut dalam laman klub.
Berdasarkan statistik penyelenggara, laga antara Dewa United dan Bigetron berlangsung sengit dan penuh agresivitas. Meski sempat tampil meyakinkan dengan memenangi gim pertama, mereka tidak mampu mempertahankan momentum hingga akhir pertandingan.
Pada gim pertama, tim berjuluk Anak Dewa itu tampil solid sejak early game dengan mampu mengimbangi permainan agresif Bigetron dalam perebutan objektif dan eliminasi.
Pata pemain asuhan Coach Right perlahan membangun keunggulan lewat kontrol map, dua lord, serta team fight yang rapi.
Momen penentu terjadi di perebutan lord ketiga saat inisiasi dan zoning apik dari QINN berhasil membuka ruang bagi Maybee dan rekan-rekannya untuk memenangi team fight dan menutup gim pada menit ke-17.
Di gim kedua, Bigetron bermain lebih agresif sejak early game meski menggunakan komposisi hero late game. Mereka unggul dalam pickoff dan team fight sehingga mampu menjaga keunggulan networth meski Dewa United sempat mengamankan dua turtle.
Statistik menyatakan, miskalkulasi saat perebutan lord pertama membuat Anak Dewa kalah jumlah dalam team fight dan harus kehilangan gim kedua pada menit ke-12.
Memasuki gim penentuan, Bigetron kembali mendominasi early game dengan tekanan ke arah pemain core Dewa United. Anak Dewa sempat membalikkan momentum lewat wipe out dan team fight apik berkat zoning kuat dari QINN menggunakan Phoveus.
Namun, Bigetron yang tampil disiplin dalam perebutan lord pertama mampu kembali merebut keunggulan setelah memenangi teamfight. Momen krusial terjadi saat perebutan lord kedua ketika Anak Dewa mencoba membuka inisiasi lebih dulu.
Namun, Bigetron yang unggul dari sisi networth dan poin eliminasi berhasil memenangkan teamfight sebelum menutup game ketiga dengan kemenangan di menit ke-14.
Karakteristik permainan Anak Dewa yang agresif dalam perebutan objektif kerap menjadi andalan untuk mengambil keuntungan dari lawan. Namun, saat melawan Bigetron, keunggulan tersebut dapat diambil alih dengan memanfaatkan celah yang ada.
Dewa United Esports akan menjalani pertandingan terakhir regular season menghadapi RRQ.
Laga itu diselenggarakan pada Minggu (24/5), mulai pukul 14.15 WIB. Penggemar dapat menyaksikan pertandingan secara langsung di MPL Arena atau melalui livestream di kanal YouTube MPL Indonesia.
Baca juga: Playoff MPL Indonesia S17 digelar di Jakarta International Velodrome
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.