Jakarta (ANTARA) – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menjadikan seri kejuaraan dunia panjat tebing atau World Climbing Series yang diikuti di Poland dan Prancis sebagai bagian dari upaya mematangkan persiapan atlet menuju ke Asian Games 2026.
“Semua (keikutsertaan di World Climbing Series) ini adalah bagian tak terpisahkan dari persiapan kita menuju ke sana,” kata Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat FPTI Wahyu Buntoro dalam keterangan resmi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta, Rabu.
FPTI baru saja menerjunkan atlet untuk bersaing pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia, 3-5 Juli. Hasilnya, tim Merah Putih berhasil mengoleksi satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu dari nomor speed perorangan serta speed relay campuran.
Medali emas dipersembahkan Desak Made Rita Kusuma Dewi yang mengantar atlet asal Bali itu resmi menduduki peringkat satu dunia disiplin speed putri.
Setelah seri Krakow, para atlet FPTI bertolak ke Prancis untuk mengikuti kejuaraan dunia berikutnya yaitu World Climbing Series Chamonix 2026 pada 10-12 Juli.
Baca juga: Timnas disiplin speed tiba di Prancis untuk ikuti Series Chamonix 2026
Wahyu menjelaskan bahwa pada seri Chamonix, pihaknya mengirimkan sepuluh atlet yang terdiri tujuh atlet disiplin speed dan tiga untuk lead.
Nomor lead diharapkan turut menyumbang prestasi, setelah Putra Tri Ramadani alias Srondeng mendulang emas dalam World Climbing Series Praha 2026 di Ceko pada Juni.
Ia mengaku bersyukur karena pada seri Krakow, para atlet bisa bersaing dan merebut beberapa medali. Hasil itu, kata dia, menjadi poin penting terutama bagi para atlet menambah kepercayaan diri mereka.
“Semoga di Chamonix nanti speed kita bisa maksimal dan di lead kita juga bisa maksimal,” katanya.
Ia menambahkan, berbagai seri kejuaraan dunia yang diikuti merupakan bagian dari upaya menguji kemampuan atlet sekaligus mematangkan persiapan menghadapi Asian Games 2026 pada 19 September hingga 4 Oktober di Jepang.
Oleh sebab itu, ia berharap para atlet bisa mencatatkan tren yang baik dalam keikutsertaan mereka di seri-seri dunia yang didukung pemerintah.
“Persiapan ini tentunya akan menuju momentum puncak di Asian Games nanti. Target kita saat ini adalah bisa meraih hasil maksimal di Asian Games,” katanya.
Baca juga: Desak Made tempati peringkat satu dunia panjat tebing disiplin speed
Baca juga: Indonesia bawa pulang empat medali dari Krakow 2026
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.