1. News
  2. Berita
  3. JAFF Market 2026 Perkuat Ekosistem Film Indonesia, Dorong Kolaborasi Global dan Akses Pembiayaan

JAFF Market 2026 Perkuat Ekosistem Film Indonesia, Dorong Kolaborasi Global dan Akses Pembiayaan

jaff-market-2026-perkuat-ekosistem-film-indonesia,-dorong-kolaborasi-global-dan-akses-pembiayaan
JAFF Market 2026 Perkuat Ekosistem Film Indonesia, Dorong Kolaborasi Global dan Akses Pembiayaan

27 Juni 2026 12.54 WIB • 3 menit

JAFF Market 2026 Perkuat Ekosistem Film Indonesia, Dorong Kolaborasi Global dan Akses Pembiayaan

images info

Industri perfilman Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang menjanjikan. Di tengah persaingan yang semakin ketat, kebutuhan akan ekosistem yang mampu menghubungkan kreator, investor, hingga distributor menjadi semakin penting.

Menjawab kebutuhan tersebut, Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) kembali menghadirkan JAFF Market 2026 sebagai pasar film terbesar di Indonesia yang kini memasuki penyelenggaraan tahun ketiganya.

Mengusung dukungan utama dari Amar Bank, JAFF Market 2026 akan berlangsung pada 28–30 November 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta. Ajang ini dirancang sebagai ruang temu bagi seluruh pelaku industri perfilman, mulai dari sineas, rumah produksi, investor, distributor, hingga berbagai institusi pendukung yang berperan dalam memperkuat rantai industri kreatif nasional.

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menegaskan pemerintah terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan JAFF Market sebagai bagian dari upaya membangun industri film yang semakin kompetitif di tingkat internasional.

“Kita tidak hanya ingin menjadi pasar bagi film-film dunia, tetapi juga memperkuat kapasitas produksi, distribusi, dan pembiayaan agar semakin banyak karya Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional,” kata Fadli Zon.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan sektor swasta menjadi fondasi utama dalam membangun industri perfilman yang sehat dan berkelanjutan.

“Harapannya agar ekosistem perfilman Indonesia yang sedang tumbuh ini dapat berkembang secara inklusif dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Pertumbuhan Film Nasional Perlu Didukung Ekosistem yang Kuat

Optimisme terhadap industri perfilman nasional semakin terlihat dari capaian sepanjang semester pertama 2026. Berdasarkan data Cinepoint dalam Industry Trends and Performance in H1 2026, sebanyak 13 film Indonesia berhasil menembus lebih dari satu juta penonton sebelum pertengahan tahun. Capaian tersebut menjadi yang tercepat dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.

Market Director JAFF Market, Linda Gozali, menilai kondisi tersebut menunjukkan industri film Indonesia telah memasuki fase yang lebih matang. Tantangan berikutnya, menurutnya, adalah memastikan setiap proyek memiliki akses terhadap pembiayaan, pasar, dan peluang kolaborasi.

“Di sinilah JAFF Market mengambil peran sebagai market hub. Kami melihat semakin banyak proyek menemukan mitra pendanaan, talenta memperoleh peluang pengembangan, dan IP Indonesia menjangkau pasar yang lebih luas. Pengalaman dua tahun terakhir menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap platform industri seperti JAFF Market terus meningkat, seiring semakin besarnya minat investasi dan kolaborasi di sektor perfilman,” ujar Linda.

Festival Director JAFF, Ifa Isfansyah, juga menilai pertumbuhan industri harus dibarengi dengan penguatan infrastruktur yang mampu menghubungkan pelaku industri dengan investor dan pasar.

“Indonesia memiliki talenta dan kekayaan intellectual property (IP) yang besar, namun masih membutuhkan infrastruktur industri yang mampu memperluas peluang kolaborasi dan pengembangan bisnis secara berkelanjutan,” jelas Ifa.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, JAFF Market 2026 kembali menghadirkan berbagai program unggulan, mulai dari Film Industry Exhibitions, JAFF Future Project, Talent Day, Film Lab, Film & Market Conference, Market Screening, Company Showcase, Networking Events, hingga JAFF IP Connection yang sebelumnya dikenal sebagai JAFF Content Market.

Amar Bank Perkuat Dukungan Pembiayaan Industri Kreatif

Keberlanjutan kerja sama dengan Amar Bank menunjukkan semakin besarnya perhatian sektor keuangan terhadap potensi ekonomi industri film Indonesia. Dukungan tersebut tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan acara, tetapi juga membuka peluang lahirnya model pembiayaan yang lebih sesuai dengan karakter industri kreatif.

Presiden Direktur Amar Bank, Vishal Tulsian, mengatakan penguatan industri kreatif membutuhkan perubahan dalam sistem pembiayaan.

“JAFF Market telah secara konsisten membuktikan perannya sebagai hub yang kuat dalam membangun ekosistem yang terintegrasi bagi industri film dan kreatif. Oleh karena itu, dukungan kami terhadap JAFF Market 2026 merupakan langkah untuk mendorong ekosistem multipemangku kepentingan, di mana kami mengajak para pembuat kebijakan dan pelaku industri untuk berkolaborasi dalam merancang layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan industri kreatif. Dengan bergerak menuju solusi yang selaras dengan model bisnis unik industri ini, kita dapat memastikan bahwa potensi kreatif dapat sepenuhnya ditransformasikan menjadi nilai ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Vishal.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem perfilman dari hulu hingga hilir, JAFF Market dan Amar Bank juga menggandeng Badan Perfilman Indonesia (BPI) bersama sejumlah asosiasi industri, di antaranya APROFI, IFDC, PILAR, INAFEd, ICS, dan ACI untuk meningkatkan kapasitas pelaku industri.

Selain itu, JAFF Market terus memperluas jejaring internasional melalui partisipasi dalam berbagai ajang industri dunia seperti Marché du Film di Cannes, Asian Contents & Film Market di Busan, serta Asia TV Forum & Market (ATF) di Singapura. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi memperkenalkan kreator dan IP Indonesia ke pasar global sekaligus membuka peluang investasi dan kolaborasi yang lebih luas bagi industri perfilman nasional.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

Tim Editorarrow

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
JAFF Market 2026 Perkuat Ekosistem Film Indonesia, Dorong Kolaborasi Global dan Akses Pembiayaan
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us