
Ketika Tari Pergaulan Indonesia Merambah Singapura pada 1960-an | Berita Harian 24 November 1962
Tidak hanya kesenian daerah, tari pergaulan asal Indonesia ternyata juga menarik minat banyak orang di masa lalu. Bahkan perkembangan tari pergaulan Indonesia ini tidak hanya terjadi di berbagai daerah dalam negeri saja, tetapi juga ke beberapa negara tetangga lainnya.
Singapura menjadi salah satu negara yang menerima perkembangan dari tari pergaulan Indonesia beberapa dekade silam. Perkembangan tari pergaulan Indonesia di Singapura ini pernah terjadi di era 1960-an awal.
Pada waktu itu, ada sebuah acara yang digelar untuk memperkenalkan tari pergaulan dari Indonesia ini. Ratusan orang diketahui hadir dan mengikuti kemeriahan yang terjadi dalam helatan acara tersebut.
Bagaimana momen saat tari pergaulan Indonesia mulai merambah ke Singapura pada era 1960-an? Berikut ulasan lengkap terkait momen yang satu ini.
Keberadaan Tari Pergaulan Indonesia di Singapura pada 1960-an
Dilihat dari artikel “Tarian Pergaulan Indonesia Giat di Perkembagkan di Singapura, Peraduan Tarian Pergaulan” yang terbit di surat kabar Berita Harian edisi 24 November 1962, ada sebuah acara yang digelar untuk memperkenalkan tarian pergaulan Indonesia di Singapura pada 1962 silam. Helatan acara ini digelar di Gedung Perhimpunan Indonesia yang berada di Bukit Timah Road, Singapura pada waktu itu.
Helatan ini sendiri digelar pada Sabtu, 17 November 1962. Ratusan orang diketahui turut hadir dan memeriahkan helatan acara tersebut.
Acara yang menampilkan tari pergaulan ini merupakan kali pertama di Singapura pada waktu itu. Walau begitu, helatan acara ini tetap berlangsung dengan lancar dan meriah.
Helatan ini dimulai tepat pada pukul 19.30 malam waktu setempat. Para peserta yang hadir kemudian mulai mencari pasangannya masing-masing untuk mulai mencoba tari pergaulan dari Indonesia.
Ada beberapa jenis tarian yang dikenalkan dalam acara ini. Beberapa tari pergaulan Indonesia yang ditampilkan dalam acara tersebut di antaranya Maya Sari, Lenggang Kenchang, Tanjung Ria, dan lainnya.
Tari “Ring” Tarik Perhatian
Dari semua jenis tari pergaulan yang ada, ada satu tarian yang menarik perhatian para hadirin yang hadir. Tarian pergaulan tersebut bernama Tari Ring
Tarian ini dibawakan oleh Wahid Abdullah bersama pasangannya, Halijah. Para hadirin yang hadir pun mencoba menirukan gerakan dari pasangan tersebut.
Tari Ring sendiri diketahui baru pertama kali dibawakan pada waktu itu. Dari tampilannya, Tari Ring dianggap mirip dengan tarian yang dibawakan oleh bangsa Skotlandia.
Namun bedanya pada Tari Ring, para penari tidak memegang tangan pasangannya antara satu sama lain. Keunikan tari pergaulan ini juga turut menarik orang-orang dari negara lain yang turut hadir dalam acara tersebut.
Bahkan beberapa orang yang hadir menunjukkan minat untuk mulai mempelajari tarian-tarian pergaulan dari Indonesia setelah menghadiri acara pada waktu itu.
Sekilas tentang Tari Pergaulan
Sedikit informasi, tari pergaulan sendiri merupakan salah satu jenis tari tradisional yang bisa Kawan jumpai di berbagai daerah. Seperti namanya, tarian ini berfungsi sebagai sarana hiburan sekaligus interaksi sosial di masyarakat.
Dinukil GNFI dari buku Rahmida Setiawati, dkk. yang berjudul Seni Tari untuk Sekolah Menengah Kejuruan Jilid 2, tarian pergaulan ini biasanya identik dengan kalangan muda mudi. Secara umum, tarian pergaulan memiliki gerakan yang lebih bebas sebagai wujud suka cita dari setiap orang yang mengikutinya.
Di beberapa daerah, tari pergaulan biasanya digelar dalam momen menyambut panen, bersih desa, dan sejenisnya. Dulunya acara-acara seperti ini menjadi momen bagi muda-mudi di sebuah daerah untuk bertemu antara satu sama lain.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News
Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Irfan Jumadil Aslam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Irfan Jumadil Aslam.
Tim Editor