1. News
  2. Adventure
  3. Kolaborasi Pejabat dan Pemerhati Lingkungan Kalsel, 8 Ribu Mangrove Ditanam di Desa Muara Pagatan

Kolaborasi Pejabat dan Pemerhati Lingkungan Kalsel, 8 Ribu Mangrove Ditanam di Desa Muara Pagatan

kolaborasi-pejabat-dan-pemerhati-lingkungan-kalsel,-8-ribu-mangrove-ditanam-di-desa-muara-pagatan
Kolaborasi Pejabat dan Pemerhati Lingkungan Kalsel, 8 Ribu Mangrove Ditanam di Desa Muara Pagatan

Caption foto: peserta menaman 8 ribu mangrove di Desa Muara Pagatan peringati Hari Lingkungan Hidup (WARTAPALAINDONESIA/Humas Nayaka Foundation)

Wartapalaindonesia.com, TANAH BUMBU – Aksi bersih pantai dan penanaman 8 ribu mangrove tandai peringatan puncak Hari Lingkungan Hidup Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan dilaksanakan di Desa Muara Pagatan, Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu, pada selasa, 2 Juli 2024.

Aksi ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mendukung kelestarian lingkungan hidup dan kehutanan, serta sebagai upaya konkret dalam menjaga ekosistem mangrove yang berharga bagi kehidupan laut dan masyarakat pesisir.

Acara ini dihadiri sekitar seribu peserta yang terdiri dari para pemangku kepentingan di bidang lingkungan hidup dan kehutanan, komunitas lokal, perusahaan swasta yang peduli lingkungan dan keberlanjutan, serta para pejabat pemerintah setempat.

Semua sepakat bahwa aksi ini bukan hanya sekadar upaya simbolis, tetapi sebuah komitmen bersama untuk menjaga lingkungan demi kesejahteraan generasi mendatang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Hanifah menyampaikan bahwa bersih pantai dan penanaman mangrove di Muara Pagatan adalah langkah nyata dalam merespons perubahan iklim global dan melindungi kehidupan laut serta masyarakat pesisir.

Leader World Cleanup Provinsi Kalimantan Selatan, Yamadipati, yang juga Head Project Operation Nayaka Foundation berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga menjadi titik awal bagi kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup bagi generasi mendatang.

“Dengan upaya bersama seperti ini, kita dapat menciptakan lingkungan hidup yang lebih bersih dan sehat untuk semua.” ujar pria yang akrab dipanggil Yama tersebut.

Bambang, salah satu peserta kegiatan dari perwakilan perusahaan swasta mengungkapkan kesan yang mendalam atas partisipasinya dalam kegiatan tersebut.

Bambang menyampaikan rasa bangga dan haru dapat turut serta dalam upaya melestarikan mangrove, yang diakui sebagai aset berharga bagi ekosistem laut dan mata pencaharian masyarakat pesisir.

Bank Kalsel turut berperan dalam kegiatan ini dengan menyumbangkan bibit mangrove sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) mereka.

Kontribusi ini diharapkan dapat membantu mempercepat proses rehabilitasi ekosistem mangrove di sekitar Muara Pagatan, serta memberikan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan dan keberlanjutan ekonomi lokal. (yam/dan)

Kontributor || Humas Nayaka Foundation

Editor || Danang Arganata, WI 200050

Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Kolaborasi Pejabat dan Pemerhati Lingkungan Kalsel, 8 Ribu Mangrove Ditanam di Desa Muara Pagatan
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us