Jakarta (ANTARA) – Legenda bulu tangkis Indonesia Tri Kusharjanto akan melanjutkan karier sebagai pelatih di klub GX Badminton yang berbasis di Calgary, Kanada.
Peraih medali perak Olimpiade Sydney 2000 bersama Minarti Timur itu dijadwalkan berangkat ke Kanada pada Agustus mendatang setelah menjalin kerja sama dengan MSD Sport Agency.
“Terima kasih kepada MSD Sport Agency yang membantu karier kami sebagai mantan atlet bulu tangkis bisa tersalurkan secara resmi, baik sebagai pelatih maupun pemain di luar negeri,” ujar Tri Kusharjanto dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis.
Tri mengatakan kesempatan melatih di Kanada menjadi tantangan baru baginya setelah lama berkecimpung di dunia bulu tangkis, baik sebagai pemain maupun pelatih.
“Bersama MSD Sport Agency saya dijamin mulai dari berkas keberangkatan hingga nantinya di sana. Setelah saya bilang ke keluarga dan mereka menyetujui, maka saya memutuskan berangkat,” kata pria yang akrab disapa Trikus itu.
Tri rencananya akan menangani pembinaan pemain usia muda di GX Badminton, klub yang bermarkas di Calgary South Racquet Sports.
Menurut Tri, dirinya telah berkomunikasi dengan pihak GX Badminton secara daring sebelum memutuskan menerima tawaran tersebut.
“Sekali lagi terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Saya merasa terhormat karena memang sebelumnya belum pernah mendapatkan tawaran seperti ini. Saya juga sudah berbicara dengan pihak GX Badminton melalui daring dan mereka mengungkapkan ketertarikan kepada saya,” ujar Tri.
Tri merupakan salah satu pemain berpengalaman yang pernah memperkuat Indonesia di berbagai ajang internasional. Selain meraih medali perak Olimpiade Sydney 2000, ia juga menjadi bagian dari tim Indonesia saat menjuarai Piala Thomas 2002.
Owner MSD Sport Agency Reyhan Moses Tulaar mengatakan reputasi Tri menjadi salah satu alasan GX Badminton tertarik menggunakan jasanya sebagai pelatih.
“Tri Kusharjanto punya prestasi luar biasa di dunia tepok bulu. Namanya sudah terkenal, baik di Indonesia maupun internasional. Raihan medali perak Olimpiade Sydney 2000 itu menjadi bukti bahwa dia menjadi salah satu pelatih yang diinginkan oleh klub GX Badminton,” kata Reyhan.
Reyhan berharap kehadiran Tri dapat memberi dampak positif terhadap perkembangan bulu tangkis Kanada, khususnya dalam pembinaan pemain muda.
“Diharapkan dengan kehadiran Tri Kusharjanto bisa memberikan warna baru dan aura positif untuk kemajuan bulu tangkis Kanada yang kini tengah naik daun berkat keberhasilan Victor Lai menjadi juara Indonesia Open 2026 lalu,” kata Reyhan.
Chairman MSD Sport Agency Roy Bartolomeus Tulaar mengatakan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya membuka jalan bagi mantan atlet maupun atlet aktif Indonesia untuk melanjutkan karier di luar negeri.
Roy mengatakan MSD Sport Agency akan memberikan pendampingan kepada atlet, mulai dari kontrak, administrasi keberangkatan, hingga perlindungan hukum.
“MSD Sport Agency memulai sejarah baru, di mana kami akan melakukan suatu kerja sama dengan mengirimkan talenta terbaik kami yakni Tri Kusharjanto yang diminta oleh klien kami untuk menjadi pelatih di klub GX Badminton di Kanada,” ujar Roy.
“Tri Kusharjanto merupakan mantan pemain yang memiliki reputasi besar dan itu sejalan dengan visi GX Badminton yang merupakan salah satu klub ternama di Kanada. Kehadiran Tri Kusharjanto diharapkan makin bisa mengembangkan bulu tangkis yang ada di Kanada,” ujarnya melanjutkan.
Tri mengatakan akan lebih dulu melihat potensi pemain muda di klub tersebut sebelum menyusun program latihan yang sesuai.
“Pada periode awal saya pengin melihat dulu bakat-bakat yang ada di sana. Sehingga saya sangat cukup punya waktu untuk melatih mereka di sana. Dengan nilai kontrak yang sangat bagus, ini tentu menjadi tantangan besar buat saya,” ujar Tri.
Baca juga: Reaksi tiga Olimpian bulu tangkis terima Satyalancana Dharma Olahraga
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.