Jerawat pustula menjadi salah satu masalah kulit yang cukup sering dialami banyak orang, terutama remaja dan dewasa muda. Jenis jerawat ini biasanya ditandai dengan benjolan kemerahan yang memiliki titik putih atau kuning berisi nanah di bagian tengahnya. Selain terasa nyeri, jerawat pustula juga dapat mengganggu rasa percaya diri jika muncul dalam jumlah banyak di area wajah.
Berbeda dengan komedo biasa, jerawat pustula memiliki ciri khas berupa benjolan kemerahan dengan bagian tengah berwarna putih atau kekuningan yang berisi nanah. Kondisi ini sering muncul di wajah, dada, punggung, hingga bahu. Agar kamu bisa mengenalinya lebih mudah, berikut beberapa ciri jerawat pustula yang perlu diketahui.
Ciri-Ciri Jerawat Pustula yang Mudah Dikenali
– Memiliki benjolan merah meradang
– Bagian tengah berisi nanah
– Terasa nyeri saat disentuh
– Ukuran bisa lebih besar dari jerawat biasa
– Sering muncul di area berminyak
– Bisa pecah dengan sendirinya
Jerawat pustula umumnya muncul akibat pori-pori yang tersumbat oleh minyak berlebih, sel kulit mati, dan bakteri. Kondisi hormonal, stres, pola makan, hingga penggunaan produk skincare yang tidak cocok juga bisa menjadi pemicu munculnya jerawat jenis ini. Agar tidak semakin parah, kamu perlu memahami cara merawat kulit dengan tepat saat mengalami jerawat pustula.
Mengenal Jerawat Pustula dan Cara Mengatasinya agar Kulit Tetap Sehat
1. Jangan Memencet Jerawat
.jpg)
(Berbagai mengenal jerawat pustula dan cara mengatasinya. Foto. Dok. Polina Tankilevitch/ Pexels)
Meskipun terlihat “mengganggu,” memencet jerawat pustula justru bisa membuat peradangan semakin parah. Tindakan ini dapat menyebabkan bakteri menyebar ke area kulit lainnya dan meningkatkan risiko munculnya bekas jerawat atau bopeng. Sebaiknya, biarkan jerawat sembuh secara alami dengan perawatan yang tepat.
2. Gunakan Pembersih Wajah yang Lembut
Saat kulit sedang berjerawat, kamu disarankan menggunakan sabun wajah dengan formula ringan dan tidak membuat kulit kering. Membersihkan wajah dua kali sehari cukup untuk membantu mengangkat minyak dan kotoran tanpa merusak skin barrier.
3. Pilih Kandungan Skincare yang Tepat
.jpg)
(Berbagai mengenal jerawat pustula dan cara mengatasinya. Foto. Dok. Hanna Pad/ Pexels)
Beberapa kandungan skincare dikenal efektif membantu mengatasi jerawat pustula, seperti salicylic acid, benzoyl peroxide, dan niacinamide. Kandungan tersebut dapat membantu mengurangi peradangan, membersihkan pori-pori, serta mengontrol produksi minyak berlebih pada wajah.
4. Hindari Menyentuh Wajah Terlalu Sering
Tangan yang kotor bisa memindahkan bakteri ke kulit wajah dan memperburuk kondisi jerawat. Karena itu, usahakan untuk tidak terlalu sering menyentuh wajah, terutama saat sedang berada di luar ruangan atau setelah memegang banyak benda.
5. Perhatikan Pola Hidup
.jpg)
(Berbagai mengenal jerawat pustula dan cara mengatasinya. Foto. Dok. Ketut Subiyanto/ Pexels)
Selain perawatan dari luar, kondisi kulit juga dipengaruhi gaya hidup sehari-hari. Tidur yang cukup, mengelola stres, rutin minum air putih, dan mengonsumsi makanan bergizi dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Mengurangi makanan tinggi gula dan berminyak juga sering dikaitkan dengan kondisi kulit yang lebih baik.
6. Konsultasi ke Dokter Kulit Jika Semakin Parah
Jika jerawat pustula muncul dalam jumlah banyak, terasa sangat nyeri, atau tidak kunjung membaik, kamu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter kulit. Penanganan profesional dapat membantu menentukan penyebab utama jerawat sekaligus memberikan perawatan yang sesuai dengan kondisi kulitmu.
(Baca juga: Kenali 4 Masalah Jerawat Dewasa dan Cara Mengatasinya)
Jerawat pustula memang dapat membuat kulit terasa tidak nyaman, tetapi kondisi ini tetap bisa dikendalikan dengan perawatan yang tepat dan konsisten. Dengan menjaga kebersihan wajah serta memilih produk skincare yang sesuai, kulit sehat dan lebih terawat pun bisa kamu dapatkan.
(Penulis: Sania Zelikha)