Berapa banyak rencana yang pernah muncul di kepala, tetapi akhirnya hanya menjadi daftar “nanti”? Ingin belajar skill baru, tetapi merasa belum punya cukup waktu. Ingin memulai bisnis kecil-kecilan, tetapi merasa modal belum cukup. Ingin mencoba peluang baru, tetapi berpikir diri sendiri belum cukup pintar dibandingkan orang lain.
Akhirnya, kita memilih menunggu. Menunggu lebih siap, menunggu lebih percaya diri, atau menunggu keadaan terasa lebih sempurna. Padahal, tanpa disadari, kebiasaan menunggu inilah yang sering membuat banyak orang tidak pernah benar-benar memulai.
Di usia yang penuh dengan pilihan seperti sekarang, banyak anak muda merasa harus memiliki semuanya terlebih dahulu sebelum mengambil langkah. Harus punya kemampuan yang cukup, pengalaman yang banyak, atau keyakinan yang penuh sebelum mencoba sesuatu yang baru.
Masalahnya, kondisi seperti itu sering kali tidak pernah benar-benar datang. Kita sering melihat orang-orang yang berhasil sebagai sosok yang sejak awal sudah percaya diri dan tahu arah hidupnya. Mereka terlihat yakin dengan keputusan yang diambil dan seolah
tidak pernah mengalami keraguan. Namun, yang jarang terlihat adalah proses panjang di baliknya. Banyak orang yang berhasil juga pernah merasa takut, ragu, bahkan tidak yakin apakah langkah yang mereka ambil akan membawa hasil.
Perbedaannya bukan karena mereka tidak memiliki rasa takut. Mereka hanya memilih untuk tetap bergerak meskipun rasa takut itu ada. Salah satu alasan banyak orang sulit memulai adalah karena mereka menganggap kegagalan sebagai sesuatu yang harus dihindari. Padahal, kegagalan merupakan bagian alami dari proses belajar. Dalam konsep growth mindset yang diperkenalkan oleh psikolog Carol Dweck, kemampuan seseorang bukan sesuatu yang tetap, melainkan sesuatu yang dapat berkembang
melalui usaha, pengalaman, dan proses pembelajaran.
Artinya, seseorang tidak harus langsung hebat untuk memulai. Justru, seseorang menjadi lebih baik karena berani memulai.
Tidak ada orang yang langsung mahir sejak langkah pertama. Seorang pembicara hebat pernah merasa gugup saat berbicara di depan banyak orang. Seorang profesional pernah menjadi pemula yang masih banyak melakukan kesalahan. Seorang pengusaha sukses juga pernah mengalami kegagalan sebelum menemukan cara yang tepat.
Kemampuan terbentuk melalui proses mencoba, menerima masukan, memperbaiki kesalahan, dan terus belajar.