Jakarta (ANTARA) – Waketum I Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Mochtar Sarman mengatakan pengurus cabang olahraga tersebut sedang fokus mempersiapkan timnas guna menghadapi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada September, serta kualifikasi menuju Piala Dunia Padel 2026.
Dia menjelaskan, persiapan timnas padel dilakukan secara berkelanjutan melalui program pemusatan latihan nasional (pelatnas) dengan dukungan pelatih kepala dari luar negeri, serta tim ahli agar pembinaan atlet berlangsung lebih terstruktur.
“Kalau bicara target, kami ingin menjadi nomor satu setidaknya di Asia,” kata Mochtar di Jakarta, Senin, seusai konferensi pers penyelenggaraan FIP Bronze-Promises Jakarta 2026 yang diselenggarakan di Rana Grounds, Mampang, Jakarta Selatan, pada 6-12 Juli.
Baca juga: Indonesia tuan rumah FIP Bronze-Promises Jakarta 2026
Lebih lanjut dia menjelaskan, PBPI telah menetapkan masing-masing 10 atlet putra dan putri sebagai bagian dari skuad yang mengikuti program pelatnas berkelanjutan.
Dari jumlah tersebut, nantinya akan dipilih masing-masing empat atlet putra dan putri yang diproyeksikan memperkuat Indonesia pada Asian Games 2026.
Dia menyatakan, selain keikutsertaan dalam multi-event olahraga se-Asia itu, timnas juga dipersiapkan untuk mengikuti Kualifikasi Piala Dunia Padel atau FIP World Cup 2026 Qualifiers, pada Oktober.
Meski tempat penyelenggaraan Piala Dunia belum ditentukan atau diumumkan oleh Federasi Padel Internasional (FIP), namun tanggal sudah ditetapkan yakni 1-7 November.
Baca juga: Indonesia makin dipercaya FIP untuk buat turnamen padel internasional
“Jadi targetnya adalah membawa Indonesia lolos ke FIP World Cup 2026,” ujar dia.
Setelah agenda Asian Games dan Piala Dunia, PBPI juga berencana mengikutsertakan timnas dalam sejumlah ajang di Asia, sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan pembinaan, sekaligus meningkatkan pengalaman bertanding atlet di level internasional.
Sementara itu, dalam waktu dekat PBPI dipercaya oleh FIP untuk menyelenggarakan FIP Bronze-Promises Jakarta 2026, yang diselenggarakan di Rana Grounds, Jakarta Selatan, pada 6-12 Juli.
Turnamen itu diikuti total 510 peserta dari 31 negara, di antaranya Spanyol, Meksiko, Argentina, dan Indonesia. FIP Bronze dibuat untuk kategori dewasa dan terbuka (open) untuk putra maupun putri. Sementara Promises diperuntukkan bagi peserta kelompok umur (KU) 14, KU-16, dan KU-18.
Baca juga: ASC Padel siap bangun ekosistem padel di tanah air
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.