Ichinomiya, Jepang (ANTARA) – Pasangan bulu tangkis Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menceritakan keberhasilan mereka memenangkan medali emas ganda putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026, berkat kerja keras dan perjuangan maksimal yang mereka kerahkan.
Leo/Daniel menjadi penyumbang medali emas ketiga bagi Indonesia dalam kompetisi olahraga multicabang terbesar se-Asia itu.
“Kami berdua saling mengingatkan di pertandingan tadi. Kami juga saling bilang ‘kalau tidak sekarang kapan lagi?’, jadi ya kami memaksimalkan kesempatan yang kami miliki,” kata Daniel setelah pertandingan final di Ichinomiya, Jepang, Selasa.
Leo/Daniel menyumbangkan medali emas setelah mengalahkan ganda putra China Lang Weikeng/Wang Chang dengan rubber game 19-21, 21-13, 21-18.
Perjuangan mereka tak mudah karena langsung menghadapi kesulitan pada gim pertama. Namun Leo/Daniel menunjukkan semangat yang tak goyah, dan mampu mengamankan dua gim selanjutnya.
“Pertandingannnya cukup ketat ya, kami jaga pola permainan dan komunikasi. Kami juga berterima kasih dengan tim pendukung, pelatih dan semuanya. Alhamdulillah berjalan dengan lancar,” kata Leo.
Baca juga: Padel: Fadona/Fitriani ke perempat final setelah kalahkan wakil Kuwait
Leo/Daniel dan Liang/Wang dikenal sebagai lawan ketat yang kerap bertemu dalam ajang BWF. Persaingan mereka terus terjadi, namun dalam beberapa pertemuan terakhir Leo/Daniel belum sekalipun membalas kekalahan dari pasangan China itu.
Namun pada babak final Asian Games ini, akhirnya duo Indonesia itu membalaskan kekalahan dari ganda putra China itu.
“Pertemuan terakhir kan kalah terus ya, terakhir menang di Singapore Open. Jadi kemenangan ini rasanya seperti motivasi, kalau bukan sekarang ya kapan lagi,” Leo menuturkan.
Ganda putra Leo/Daniel menjadi penyumbang medali emas ketiga bagi Indonesia pada ajang Asian Games.
Sebelumnya, Indonesia juga meraih medali emas dari bulu tangkis beregu putra dan angkat besi atas nama Rahmat Erwin Abdullah.
Baca juga: Leo/Daniel kawinkan medali emas Asian Games 2026
Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.