Towel menilai salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian serius adalah komposisi pemain asing. Dengan regulasi yang kini memberi keleluasaan lebih besar kepada klub untuk menggunakan pemain asing, Persib dinilai harus lebih selektif dalam menentukan rekrutan.
“Untuk Asia, kuncinya dari klub-klub Indonesia, termasuk Persib itu kan apa? Injeksi pemain asing itu yang regulasi diperbolehkan,” ujar Towel.
Ia mengakui beberapa pemain asing Persib sudah menunjukkan kualitas yang dibutuhkan untuk bersaing di level tinggi. Nama-nama seperti Federico Barba, Patricio Matricardi, Frans Putros, hingga Berguinho dianggap memberikan kontribusi positif sepanjang musim.
“Federico Barba mungkin oke, Patricio Matricardi, Frans Putros konsisten, versatile, kuat. Berguinho memberikan warna karena dia satu-satunya yang punya kemampuan dribbling bagus, 1 lawan 1-nya kuat, dan banyak menciptakan ancaman,” ungkapnya.
Namun, Towel secara khusus menyoroti posisi penyerang yang menurutnya masih belum memenuhi ekspektasi untuk level kompetisi Asia.
“Tapi strikernya enggak,” tegas Towel.
Menurutnya, pemain asing yang direkrut sebuah klub harus mampu menghadirkan kualitas yang benar-benar berbeda dibanding pemain lokal. Jika tidak memberikan keunggulan yang signifikan, maka efektivitas perekrutannya patut dipertanyakan.
“Kalau kita pilih pemain asing, maka logikanya, dia harus punya kualitas di atas pemain kita. Kalau kualitasnya tidak menunjukkan kelebihan yang signifikan, saya mempertanyakan itu,” ujar Towel.