Jakarta (ANTARA) – Pekan Olahraga Nasional (PON) Pantai 2026 bakal digelar di Ancol, Jakarta, pada akhir November mendatang.
PON Pantai yang akan mempertandingkan cabang akuatik (renang perairan terbuka, polo air), selam, basket 3 x 3, bola tangan pantai, voli, modern pentathlon, triathlon, teqball, rugby dan layar ini merupakan kerjasama antara KONI Pusat, Pemerintah Provinsi & KONI DKI Jakarta dan juga Jaya Ancol.
“Saya melihat Ancol adalah venue yang sangat siap dan ideal untuk PON Pantai pertama yang akan diselenggarakan pada November 2026,” kata Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn. Marciano Norman dalam keterangan resmi, Rabu.
“Para pengunjung Ancol akan menyaksikan atlet-atlet terbaik Indonesia bertanding. Ini merupakan Sport Tourism yang baik, karena performa atlet disaksikan di lokasi pariwisata sehingga ada nilai tambah di samping prestasi,” imbuhnya.
Marciano menjelaskan bahwa event yang pertama kali digelar ini diinisiasi karena merujuk pada gelaran Beach Games di tingkat internasional, oleh sebab itu KONI Pusat juga menyelenggarakan Beach Games tingkat nasional.
Baca juga: Identitas Nusantara ditonjolkan pada pembukaan Asian Beach Games 2026
Kadispora DKI Jakarta Andri Yansyah mengajak seluruh pihak bekerja keras dan kerja sama untuk mensukseskan PON Pantai.
“Ini PON Pantai pertama, mohon kerja samanya karena ini akan membawa kesan baik untuk PON Pantai selanjutnya,” tegasnya.
Waketum I KONI Pusat Mayjen TNI Purn Dr. Suwarno menegaskan untuk menekan waktu pelaksanaan menjadi satu pekan.
“Manfaatkan apa yang sudah ada. Nomor yang dipertandingkan disesuaikan dengan potensi venue,” sambung Suwarno.
Nantinya di setiap cabang akan terdapat peraturan mengenai syarat minimal harus ada lima provinsi partisipan untuk cabang tersebut mempertandingkan event.
Baca juga: PON Pantai bakal digelar pertama kali di Jakarta pada 2026
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.