Caption foto : Ketua APGI (batik merah) menerima lukisan berjudul Gunung Teman Kita, karya Bochi dari Jogja Adventure Kids. (WARTAPALA INDONESIA / APGI).
WartapalaIndonesia.com, WONOSOBO – Di sela-sela acara Indonesia Mountain Tourism Conference 2024 yang berlangsung di Ballroom Hotel Dafam Wonosobo, Zaeni Mansyur — Ayah dari anak-anak Jogja Adventure Kids – menyerahkan lukisan kepada Ketua Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI), Rahman Mukhlis. (21/8/2024).
Indonesia Mountain Tourism Conference 2024 (IMTC 2024) diselenggarakan Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) c.q. Direktorat Wisata Minat Khusus bekerja sama dengan Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI).
Konfrensi yang mengangkat tema Green Tourism in Mountain Regions ini diselengarakan selama 2 hari. Rabu-Kamis, 21-22 Agustus 2024.
Lukisan yang diserahkan Zaeni Mansyur merupakan karya seorang anggota Jogja Adventure Kids (JAK) bernama Bochi. Pada bagian atas lukisannya, Bochi menulis judul singkat yang menarik : Gunung Teman Kita.
Dalam sambutanyan di hadapan peserta Indonesia Mountain Tourism Conference yang menyaksikan serah terima lukisan, Zaeni Mansyur mengatakan, lukisan ini adalah pesan anak-anak Indonesia untuk para pemangku wilayah gunung-gunung di Indonesia, agar gunung tetap lestari dan keberlanjutan.
Turut disampaikan Zaeni Mansyur, kami Jogja Adventure Kids (JAK) akan senantiasa setia pada posisi membersamai dan menemani anak-anak. Termasuk dalam mengambil “sudut pandang anak” dalam melihat perspektif wisata alam gunung Indonesia.
Sementara Ketua APGI Rahman Mukhlis usai menerima lukisan, mengaku terharu lantaran anggota Jogja Adventure Kids kendati anak-anak, tetapi sudah memiliki perhatian kuat terhadap gunung dan wisata gunung yang berkelanjutan. Hal ini juga membuat Rahman Mukhlis tambah termotivasi menjaga wisata alam gunung Indonesia agar berkelanjutan.
“Terima kasih Bochi. Karyamu yang mewakili pesan anak-anak Indonesia, benar-benar menambah motivasi kami menjaga wisata alam gunung Indonesia agar berkelanjutan,” ujar Rahman Mukhlis.
Untuk diketahui, Jogja Adventure Kids (JAK) adalah komunitas anak-anak bermain dan belajar bersetting Kegiatan Alam Terbuka (KAT). Di antaranya kegiatan dikemas dalam kelas-kelas. Seperti Kelas Kaki Gunung, Kelas Gua, Kelas Penyu, Jelajah Selokan Mataram, Kelas Kuda.
Kemudian Kelas Mangrove, Kelas Pemanjat Pohon, Jejak Juang Diponegoro, Kelas Dayung Packraft, Kelas Gerilya Ambarawa, Jelajah Masjid, Kelas Batu dan masih banyak lainnya.
Meski homebase Jogja Adventure Kids berada di Jogjakarta, tetapi kegiatannya sudah keluar kota, bahkan hingga ke luar pulau Jawa. (as)
Kontributor || Ahyar Stone, WI 21021 AB
Editor || Danang Arganata, WI 200050
Kirim tulisan Anda untuk diterbitkan di portal berita Pencinta Alam www.wartapalaindonesia.com || Ke alamat email redaksi Wartapala Indonesia di wartapala.redaksi@gmail.com || Informasi lebih lanjut : 081333550080 (WA)