Kabarmancing.com, Jakarta – Bagi pemancing belut tentu mengenal ikan yang satu ini. Belut atau synbranchidae merupakan ikan berbentuk ular. Sebagaimana diketahui belut hidup di lubang-lubang. Biasanya di sawah atau rawa-rawa yang berair. Ukuran tubuh belut bervariasi. Yang terkenal adalah belut sawah yang diperjualbelikan dan dimakan.
Klik Berita Terkait : Kupas Tuntas Teknik Mancing Belut, Berikut Ulasannya
Belut tidak suka berenang dan dia lebih suka bersembunyi di dalam lubang berlumpur. Belut merupakan salah satu ikan pemangsa hewan-hewan kecil seperti katak dan serangga. Bagi warga di pedesaan belut sudah menjadi konsumsi sehari-hari. Barangkali kita pernah melihat orang sedang mancing belut. Unik, Karena dilakukan sangat sederhana. Mancing belut memang tidak perlu repot, cukup menggunakan alat sederhana. Meski begitu mancing belut cukup mengasikkan.
Senar : Untuk mancing belut cukup menggunakan senar pancing berbahan senar monofilament yang banyak dijual di pasaran. Lalu senar tersebut dipotong sesuai ukuran. Selanjutnya pilin-pilin senar yang dimulai dari tengah. Biasanya untuk memilin senar ada juga memakai bantuan kaki. Setelah terbentuk lalu mengaitkan mata kail di senar. Dengan begitu proses pembuatan alat pancing untuk mancing belut selesai.
Umpan : Untuk umpan yang digunakan Anda bisa memakai cacing, katak atau serangga. Tergantung pilihan. Bagi yang belum terbiasa tentu menjijikkan megang cacing atau katak.
Lokasi Mancing : Langkah selanjutnya memastikan lokasi mancing. Apakah akan mancing di rawa atau sawah. Pastikan sawah ada airnya. karena biasanya lokasi yang dipilih adalah sawah yang baru 1-2 bulan ditanami. Dapat juga sawah yang baru ditanami bibit padi tapi hasil pancingan berupa belut yang kecil-kecil. Carilah lubang di saluran air pinggir sawah. Biasanya terdapat belut seukuran kelingking sampai jari telunjuk orang dewasa. Lubang itu merupakan rumah si belut. Perhatikan jangan memancing di lubang sebesar lebih dari jempol kaki karena biasanya bukan belut yang didapat tapi ular sawah.
Cara Memancing Belut : Cara memancing belut di lubang yaitu dengan memasukkan mata kail yang sudah diberi umpan. Masukkan secara perlahan-lahan. Setelah kail masuk ke dalam lubang lalu putar-putar senar pancingnya secara pelan-pelan tujuannya agar masuk ke dalam lubang secara sempurna. Tujuannya agar Anda bisa merasakan kenikmatan, biarkan masuk agak dalam. Lalu mainkan senar dengan cara menaik-turunkan untuk memancing belut keluar.
Perhatikan tanda-tanda bahwa belut sudah bereaksi dengan kehadiran umpan tersebut. Biasanya ditandai dengan keluarnya kotoran lumpur bercampur air. Itu berarti belut sudah akan menyambar umpan. Ketika umpan disambar tentunya senar pancing akan menjadi tegang. Biarkan umpan kita dibawa ke dalam lubang sambil ditahan senarnya. Setelah dirasa cukup segera tarik senar secara perlahan, jangan ditarik dengan kuat, pelan-pelan nikmati perlawanan belutnya.
Bagian ini adalah bagian yang paling asyik dan menegangkan buat si pemancing. Setelah kepala belut terlihat di permukaan bisa Anda tarik senar pancing dan bantinglah si belut ke pematang sawah agar belutnya tidak melawan lagi. Setelah menyerah barulah Anda bisa memegang belut tersebut. Namun harap diingat bila belut memiliki tubuh yang licin. Selamat memancing belut.(jajat/foto dok:kabarmancing.com)

Umpan Air Tawar : Racikan Umpan Bawal Menggunakan Jangkrik & Essen

Kiat Mancing Ikan Kuwe Menggunakan Kenur Kecil

Halal Bihalal Mancing Mania Cikarang, 60 Lapak, Tiket 250 Ribu, Ikutan Yuk

Makmur Jaya Pancing : Lengkap, Harga Kompetitif, Pelayanan Ramah, Buka Setiap Hari

Stefanus Susanto : Selain Essen Diva, Karya Lainnya Replika Makanan, 99% Mirip Aslinya
