Harianto pernah terbang ke Jepang, Korsel, Vietnam hingga Australia untuk mencicipi Liga Champions Asia pada 2004 dan 2007. Sebaliknya Faris Aditama hanya berkeliling Indonesia di Liga domestik.
Soal usia, Faris Aditama mengalahkan Harianto. Di umur 37 tahun musim ini, Faris Aditama masih mampu menggocek si kulit bundar. Harianto gantung sepatu di usia 35 tahun.
Sebagai pemain paling senior, Faris Aditama pun ‘dituakan’ di skuad Persik. Rekan setimnya pun memanggil Pak Lik (dalam bahasa Indonesia berarti Paman) sebagai bentuk penghormatan dari pemain muda ke pemain senior.
Boleh jadi Faris Aditama akan sebagai pemain pribumi tertua musim ini. Pesaingnya adalah Fakhrudin Ariyanto dan Andritany Ardhiyasa yang berumur 34 dan 33 tahun.
Angka usia ini tentu saja mengabaikan tiga sosok naturalisasi seperti Ilija Spasojević (37 tahun), Fabiano Beltrame (42 tahun), dan Beto Goncalves (44).
Spasojevic dipastikan masih berkiprah di Bhayangkara FC. Sedangkan Fabiano dan Beto belum dikabarkan apakah masih dipertahankan PSBS.