1. News
  2. Kombitainment
  3. Ciri-ciri Skincare Mengandung Merkuri yang Harus Diwaspadai!

Ciri-ciri Skincare Mengandung Merkuri yang Harus Diwaspadai!

ciri-ciri-skincare-mengandung-merkuri-yang-harus-diwaspadai!
Ciri-ciri Skincare Mengandung Merkuri yang Harus Diwaspadai!

Siapa pun kini bisa dengan mudah membeli produk perawatan kulit secara daring. Tapi kemudahan ini juga menjadi boomerang di tengah maraknya tren kecantikan. Tak jarang kamu akan menemukan brand-brand yang legalitasnya patut dipertanyakan. Biasanya, mereka yang nakal tidak terdaftar di BPOM dan memasukkan bahan berbahaya seperti merkuri. Padahal, penggunaan merkuri dalam kosmetik sudah dilarang di banyak negara, termasuk Indonesia. 

8 Ciri Skincare yang Berpotensi Mengandung Merkuri 

Merkuri dalam skincare dapat menimbulkan beragam efek samping. Dalam jangka pendek, pengguna mungkin mengalami iritasi, ruam merah, gatal, atau kulit menjadi sangat sensitif terhadap sinar matahari. Sementara penggunaan jangka panjang jauh lebih berisiko. Potensi rusaknya ginjal, gangguan sistem saraf, hingga meningkatkan risiko kanker. Zat ini juga bisa terserap ke dalam darah, menumpuk di organ vital, dan berdampak pada janin jika digunakan oleh ibu hamil. Kamu bisa kenali ciri skincare abal-abal yang mengandung merkuri di sini. 

1. Tidak Memiliki Izin Edar Resmi

(kulit terasa perih. Foto: dok. mart production/pexels)

Produk aman seharusnya terdaftar di lembaga pengawas obat dan makanan resmi negara. Kalau di Indonesia sendiri, ada BPOM yang mengatur ini apakah suatu produk aman dikonsumsi. Skincare bermerkuri biasanya tidak memiliki nomor izin edar, atau mencantumkan nomor palsu. Jadi pastikan selalu memeriksa nomor registrasi di situs resmi BPOM untuk memverifikasi keasliannya ya! 

(Baca juga: Moisturizer Untuk Mengecilkan Pori-Pori & Mencerahkan Wajah)

2. Label Komposisi Tidak Jelas

Skincare yang aman akan mencantumkan daftar bahan lengkap dengan nama ilmiahnya. Produk bermerkuri sering hanya menulis istilah umum seperti whitening agent atau tidak menuliskan komposisi sama sekali. Langkah ini biasanya dilakukan untuk menyembunyikan bahan berbahaya yang digunakan.

3. Beri Klaim Hasil Instan

Kamu perlu ekstra hati-hati dengan produk yang menjanjikan kulit putih dan mulus hanya dalam satu sampai tiga hari. Secara medis, proses mencerahkan kulit memerlukan waktu dan konsistensi, bukan hasil kilat. Efek instan biasanya berasal dari bahan keras seperti merkuri yang mengikis lapisan kulit secara agresif.

4. Aroma Logam yang Menyengat

Merkuri memiliki bau logam yang khas dan cukup menyengat. Jika skincare mengeluarkan aroma yang tidak lazim, seperti bau kimia tajam atau belerang, ada kemungkinan produk tersebut mengandung bahan merkuri. Di beberapa kasus, produsen skincare ini akan menambahkan parfum untuk hilangkan baunya. 

5. Tekstur Terlalu Mengkilap

(Tekstur skincare merkuri biasanya terasa keset. Foto: Dok. shiny diamond/pexels)

Krim yang mengandung merkuri sering terlihat sangat licin dan mengkilap, mirip seperti cat. Tekstur ini berbeda dari krim aman yang biasanya lebih lembut dan menyerap dengan baik ke kulit. Kilau berlebihan bisa menjadi tanda adanya campuran merkuri yang berat. 

6. Warna Krim Terlalu Mencolok

Skincare yang aman dan berkualitas umumnya memiliki warna yang lembut dan natural. Sebaliknya, produk bermerkuri bisa berwarna putih mutiara yang sangat berkilau, abu-abu metalik, atau warna mencolok kuning yang tidak wajar. Perubahan warna kehitaman juga bisa terjadi jika produk disimpan lama, menandakan reaksi kimia dari bahan berbahaya.

7. Membuat Kulit Terasa Panas & Perih

(Kulit menjadi lebih tipis. Foto: Dok. karolina grabows/pexels)

Sensasi panas atau perih ringan kadang normal pada produk aktif tertentu. Tapi jika saat pemakaian terasa seperti terbakar, kulit memerah parah, atau gatal-gatal intens tiada henti, segera hentikan pemakaian. Ini bisa menjadi tanda kulit bereaksi dengan kandungan merkuri yang ada, merusak lapisan pelindungnya.

8. Dijual dengan Harga Murah 

Produk yang menawarkan manfaat luar biasa dengan harga jauh di bawah standar patut kamu curigai. Produsen skincare legal mengeluarkan biaya besar untuk riset, pengujian, dan registrasi, sehingga harganya cenderung berada di rentang-rentang pasar kecantikan terkini. Sebaliknya, produk bermerkuri sering dijual sangat murah karena dibuat tanpa standar keamanan dan demi menarik pembeli cepat. 

Memilih skincare tidak hanya soal tren atau harga, tapi juga keamanan. Selalu cek izin edar, baca komposisi, dan baca ulasan pengguna lain. Menggunakan produk bermerkuri memang bisa memberikan hasil cepat, tapi risiko kesehatannya jauh lebih besar daripada manfaat sesaat yang ditawarkan.

(Penulis: zahrah pricila)

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Ciri-ciri Skincare Mengandung Merkuri yang Harus Diwaspadai!
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us