1. News
  2. Kombitainment
  3. Sal Priadi Rayakan Kota Kelahiran Lewat Single Malang Suantai Sayang

Sal Priadi Rayakan Kota Kelahiran Lewat Single Malang Suantai Sayang

sal-priadi-rayakan-kota-kelahiran-lewat-single-malang-suantai-sayang
Sal Priadi Rayakan Kota Kelahiran Lewat Single Malang Suantai Sayang

Sal Priadi kembali melepas materi terbaru single bertajuk “Malang Suantai Sayang” (15/08). Lagu ini menjadi persembahan spesial bagi kota tempat ia tumbuh besar, sekaligus bentuk rasa cinta yang dituangkan dalam musik dan lirik.

Inspirasi pembuatan lagu ini datang dari pengalaman yang sederhana. Saat ia pulang ke Malang, Sal ingin membuat unggahan di Instagram Story dengan backsound lagu tentang kota kelahirannya namun tidak menemukan lagu yang sesuai. Dari situlah muncul ide untuk menuliskan sendiri lagu tentang Malang. 

“Kalau kita pergi ke Yogya gitu misalnya, banyak banget nemu lagu-lagu yang cocok, yang nyeritain kota Yogya. Nah dari situ akhirnya aku kepikiran bikin sendiri aja lagu tentang kota Malang,” jelas Sal dalam siaran pers.

Seperti halnya Yogyakarta yang hangat lewat lagu KLA Project atau Adhitya Sofyan, Jakarta yang keras lewat Seringai maupun Kunto Aji, hingga Surabaya yang panas menurut Silampukau, sekarang Malang punya kisah lewat suara Sal.

Komposisi “Malang Suantai Sayang” ditulis sendiri oleh Sal dengan dukungan sejumlah kerabat musisi. Nino Bukir mengisi kendang, Juan Mandagie menggarap string arrangement, sementara Mario Lasar, Nonni Betania, Galih Yoga, dan Jonathan William berkontribusi di instrumen gesek. Vokal latar diisi oleh Natania Karin dan Agustin Oendari. Proses rekaman dilakukan di Roemah Iponk, Karawaci, dengan mixing dan mastering oleh Ivan Gojaya dan Irene Edmar.

Selain lagu, Sal juga merilis video lirik yang digarap hangat dan intim, menampilkan suasana nongkrong bersama banyak Arek Malang di kawasan pertokoan Kayutangan. Video ini disutradarai oleh Rizky Boncell dengan dukungan Anya Anggarda dan Revi Prasetyo sebagai produser, serta Rexi Tegar Pratama sebagai DOP.

“Aku banyak melibatkan anak-anak Malang di sini, karena aku liat kapasitasnya sudah cukup mumpuni. Mulai dari tim kreatif, foto, video, sampai promosi semuanya dikerjakan oleh anak-anak Malang,” kata Sal.

Lewat lagu ini, Sal menggambarkan betapa pentingnya Kota Malang dalam hidupnya. Ia menekankan nuansa “slow living” yang khas, kontras dengan ritme cepat Jakarta.

“Kota ini memang betul-betul suantai, sayang. Banyak orang yang bilang itu slow living. Apalagi itu baru terasa kalau kita pindah ke Jakarta gitu misalnya, dengan pace yang begitu cepat. Nah pas aku pulang ke Malang itu baru terasa slow living-nya,” lanjut sang musisi.

“Malang Suantai Sayang” ditujukan untuk siapa saja, warga asli Malang, perantau, pendatang, maupun pelancong akhir pekan. Materi ini juga hadir di momen yang pas, bertepatan dengan musim liburan panjang dan kedatangan mahasiswa baru di Kota Malang.

Sal berharap lagu ini bisa membuat lebih banyak orang mengenal dan mencintai Malang. “Aku pengin pendengar menikmati Kota Malang sebaik-baiknya. Mungkin awalnya dari lagu ini, lalu pelan-pelan mulai cinta sama kotanya. Aku juga berharap orang Malang yang merantau bisa merasa bangga dengan asal mereka,” tutup Sal.

Saksikan juga video lirik dari “Malang Suantai Sayang” di bawah ini.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Sal Priadi Rayakan Kota Kelahiran Lewat Single Malang Suantai Sayang
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us