Merawat rambut agar tetap sehat dan indah kini semakin mudah dengan hadirnya berbagai jenis perawatan salon. Dua perawatan yang sering dibandingkan adalah smoothing collagen dan keratin. Meskipun sama-sama bertujuan membuat rambut lebih halus, lurus, dan berkilau, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan.
Sebelum kamu memutuskan ingin memilih treatment mana yang paling cocok, sebaiknya pahami dulu kelebihan dan fungsi masing-masing. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan hasil yang sesuai dengan kebutuhan rambutmu.
Manfaat Collagen dan Keratin untuk Rambutmu
– Membantu menguatkan akar rambut
– Menjaga rambut tetap elastis
– Membuat rambut lebih berkilau
– Melindungi rambut dari kerusakan
– Mengurangi rambut kusut
Berikut ini adalah perbedaan smoothing collagen dan keratin yang bisa jadi bahan pertimbangan untukmu:
1. Kandungan Utama
.jpg)
(Berbagai perbedaan smoothing collagen dan keratin. Foto. Dok. Beyzanur K./ Pexels)
Smoothing collagen menggunakan protein kolagen yang terkenal bermanfaat untuk mengembalikan elastisitas rambut. Kolagen membantu memperbaiki serat rambut yang rapuh sehingga tampak lebih sehat. Sementara itu, smoothing keratin, yaitu protein alami yang memang sudah ada di rambut. Keratin bekerja dengan cara menutup kutikula rambut agar tampak lebih halus dan terlindungi.
2. Hasil Akhir
Jika kamu memilih smoothing collagen, hasil rambut biasanya lebih lembut, ringan, dan terlihat natural. Rambut akan lurus tetapi tetap memiliki volume sehingga tidak terlihat terlalu kaku. Sedangkan smoothing keratin memberikan efek lurus yang lebih tahan lama, licin, dan terlihat lebih rapi. Cocok untuk kamu yang ingin rambut lurus sempurna tanpa banyak tambahan styling.
3. Daya Tahan Perawatan
.jpg)
(Berbagai perbedaan smoothing collagen dan keratin. Foto. Dok. Beyzanur K./ Pexels)
Perawatan smoothing collagen umumnya bertahan sekitar tiga bulan, tergantung kondisi rambut dan cara kamu merawatnya setelah treatment. Sementara itu, smoothing keratin bisa bertahan lebih lama, yaitu lima bulan. Dengan catatan, kamu juga harus menggunakan produk perawatan yang tepat agar hasilnya tidak cepat pudar.
4. Tingkat Keamanan untuk Rambut Rusak
Jika rambutmu sudah cukup rusak akibat pewarnaan atau styling panas, smoothing collagen lebih aman dipilih. Kolagen mampu memberikan nutrisi tambahan yang membantu proses perbaikan. Sebaliknya, smoothing keratin lebih cocok untuk rambut yang masih kuat, karena efek pelurusan yang diberikan bisa cukup intens dan berpotensi membuat rambut rapuh jika tidak dirawat dengan baik.
5. Perawatan Setelah Treatment
.jpg)
(Berbagai perbedaan smoothing collagen dan keratin. Foto. Dok. Artem Podrez/ Pexels)
Kamu perlu lebih memperhatikan perawatan setelah melakukan smoothing, baik collagen maupun keratin. Untuk smoothing collagen, biasanya kamu dianjurkan memakai shampoo dan conditioner yang melembapkan agar efek lembut tetap terasa. Sedangkan untuk smoothing keratin, kamu harus menghindari produk yang mengandung sulfat karena dapat mengurangi efektivitas treatment.
(Baca juga: 8 Cara Minum Collagen yang Benar agar Hasilnya Maksimal)
Memilih antara smoothing collagen dan keratin sebaiknya disesuaikan dengan kondisi rambutmu. Jika kamu ingin rambut tetap natural, lembut, dan sehat, collagen bisa menjadi pilihan tepat. Namun, bila kamu lebih suka tampilan lurus licin yang tahan lama, keratin adalah jawabannya. Apapun pilihanmu, jangan lupa selalu merawat rambut dengan baik agar hasil treatment bertahan lebih lama.
(Penulis: Sania Zelikha)