Rapper asal Tangerang Selatan, Kid-Z resmi merilis album penuh perdana ZENERATION akhir Agustus 2025. Musisi bernama asli Bhisma ini menyuarakan keresahan dan semangat generasi muda lewat 12 lagu yang dirangkai dari perjalanan tiga tahun terakhirnya, dari masa-masa jadi bedroom rapper hingga akhirnya punya ruang sendiri untuk bersuara.
“Musik buat gue udah jadi wadah buat jujur dan bersuara. Lewat musik, gue bisa mewakili hati dan keresahan orang-orang, especially for Gen-Z. Gue pengin mereka ngerasa kayak, ‘Shit iya lagi, iya lagi’ atau ‘Ternyata gue gak sendirian’ pas dengerin karya-karya gue,” kata Bhisma saat dihubungi Pophariini (15/10).
Tak hanya berbicara soal keresahan sosial, ZENERATION juga menjadi bukti bagaimana Kid-Z memadukan sisi pribadi dan referensi pop culture ke dalam musiknya.
“Jujur, gue anaknya wibu dan pop culture banget. Jadi gue selalu pengin menjadi sebuah karakter yang punya superpower dan ability yang Kid-Z punya itu adalah rap dan musik,” ujarnya.
Album ini berisi 12 trek, termasuk lagu-lagu lama seperti “MUNAFIK” dan “NOL” yang direkam di kamar bersama produser sekaligus DJ-nya, Darichi. Seiring berjalannya waktu, proyek mereka berkembang hingga akhirnya punya studio sendiri dan menghasilkan lagu-lagu seperti “Listen Up.”, “ZENERATION”, “Money”, “Shitty Boy”, dan “Gue Bantai”.
“Album ini bukan cuma cermin keresahan Gen-Z, tapi juga perjalanan gue sendiri, dari bocah pengin ngebacot lewat musik, sampai akhirnya punya ruang sendiri buat bersuara,” ungkap Bhisma.
Dalam pergerakannya, Kid-Z juga terlibat aktif di Earhop Collective, komunitas hip hop dan R&B yang ia bentuk bersama rekan-rekannya di bawah naungan Earhouse.
“Setiap member punya karakter dan suara berbeda-beda. Dari situ, kami pengin ngebangun wadah buat siapa aja yang pengin nunjukkin karya tanpa batasan warna atau genre. Harapannya, dari sini skena di Tangsel makin hidup dan berwarna,” jelasnya.
Meski belum banyak tampil di acara kolektif lokal, Kid-Z menyebut Tangsel Noise sebagai salah satu gigs yang ingin ia sambangi.
“Kayaknya seru banget main di sana. Sebagai rapper dari Tangsel, gue pengin banget represent kota sendiri,” tukas Bhisma.
Menutup obrolan, Kid-Z menyampaikan harapannya untuk pergerakan musik di kotanya. “Gue mau Tangsel makin solid, kolaboratif, dan masif, biar orang gak cuma liat skena musik Jakarta, tapi juga tau kalau Tangsel punya skena yang gak kalah keren.”
Lewat ZENERATION, Kid-Z tak hanya menegaskan dirinya sebagai suara baru dari selatan Jakarta, tapi juga menggambarkan potret generasi yang berani bersuara dengan lantang, jujur, dan tanpa filter.