The Sun juga menyoroti Patrick Kluivert yang hanya bisa membawa Timnas Indonesia meraih tiga kemenangan dari delapan pertandingan sebagai pelatih Tim Garuda. Padahal, pelatih berusia 49 tahun tersebut didampingi orang-orang hebat, satu di antaranya Jordi Cruyff.
“Ikon sepak bola asal Belanda itu yang bekerja bersama Jordi Cruyff sebagai penasihat teknis, hanya mampu meraih tiga kemenangan dari delapan laga, dengan empat kekalahan dan satu hasil imbang,” ulas The Sun.
“Empat kekalahan tersebut termasuk kekalahan telak 1-5 dari Australia pada Maret, yang merupakan laga debutnya bersama Indonesia, serta dibantai 0-6 oleh Jepang.”
“Sebelumnya, pengalaman Kluivert sebagai pelatih kepala tercatat saat menukangi Timnas Curacao pada 2015 sampai 2016, di mana dia memenangkan enam dari 12 pertandingan. Setelah itu, dia sempat menjalani masa singkat sebagai pelatih klub Turki, Adana Demirspor,” lanjutnya.