1. News
  2. Kombitainment
  3. Kolaborasi Ekraf, Pophariini, dan Nuon Beri Ruang Baru untuk Musisi Lokal

Kolaborasi Ekraf, Pophariini, dan Nuon Beri Ruang Baru untuk Musisi Lokal

kolaborasi-ekraf,-pophariini,-dan-nuon-beri-ruang-baru-untuk-musisi-lokal
Kolaborasi Ekraf, Pophariini, dan Nuon Beri Ruang Baru untuk Musisi Lokal

Program Sinergi Suara, hasil kolaborasi antara Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Pophariini, dan Nuon (Langit Musik) bukan sekadar momentum atau event. Program ini bagi Ekraf adalah upaya strategis membangun ekosistem musik lokal yang berkelanjutan dengan memberi ruang bagi emerging artist untuk berkembang secara profesional dan ekonomis. Demikian pernyataan Deputi Bidang Kreativitas Media Kementrian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Ibu Agustini Rahayu dalam konferensi pers Indonesia Music Awards hari Rabu (12/11) di Jakarta.

Menurut Ibu Agustini, urgensi Sinergi Suara terletak pada perannya sebagai ruang kolaboratif yang mempertemukan pelaku musik, komunitas kreatif, media, platform digital, dan pemerintah. Dengan kata lain, Sinergi Suara dirancang untuk menjadi titik temu sehingga ekosistem tidak terputus di satu titik saja. 

“Program ini berfungsi sebagai ruang kolaboratif antara pemerintah, pelaku industri, dan komunitas kreatif dalam membangun ekosistem musik yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ibu Agustini menjelaskan lebih lanjut bagaimana sinergi lintas pihak menghadirkan elemen-elemen penting seperti promosi dan publikasi lewat media, akses distribusi dan monetisasi lewat platform digital, serta pembinaan dari pemerintah. Mengingat tujuan program ini juga untuk mengisi celah antara produksi karya dan kemampuan untuk mengelola nilai ekonomis dari para pekerja kreatif.

“Melalui kolaborasi seperti ini, kami bisa menghadirkan model ekosistem yang saling menguatkan agar musisi berbagai daerah tidak hanya produktif, tapi juga berdaya secara ekonomi,” tegasnya.

Tak kalah penting, Ekraf menempatkan perhatian besar kepada penguatan kapasitas di balik layar. Pendekatan ini bertujuan membekali musisi agar mampu mengelola kariernya secara berkelanjutan, bukan hanya mengejar momen viral yang cepat berlalu. 

“Kemenekraf menekankan pentingnya proses edukasi terkait manajemen karya, literasi digital, hak kekayaan intelektual, serta tata kelola profesional,” ucap Ibu Agustini.

Melihat ke depan, Ibu Agustini berharap program Sinergi Suara tumbuh menjadi platform pembelajaran yang bisa diperluas ke lebih banyak kota dan bahkan direplikasi pada subsektor kreatif lain. Visi ini menempatkan Sinergi Suara bukan sebagai acara sesaat, melainkan infrastruktur ekosistem yang terus berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan program ini bisa tumbuh jadi platform pembelajaran, menguatkan jejaring, dan showcase nasional yang terintegrasi,” harapnya.

Sinergi Suara menawarkan akses mulai dari mentorship hingga kanal distribusi yang bila dimanfaatkan secara serius dapat mengubah momentum menjadi pondasi jangka panjang. Pesan Ekraf melalui Ibu Agustini untuk emerging artist bahwa ada peluang nyata untuk tidak sekadar tampil, namun bekal kapasitas pengelolaan karya dan karier.

Dengan berakhirnya submission program Sinergi Suara hari ini 13 November 2025 menandai satu langkah penting untuk memperkuat ruang bagi musisi dan pelaku kreatif independen.

Kolaborasi antara Ekraf, Pophariini, dan Nuon menunjukkan bagaimana dukungan terhadap musik lokal berhasil diwujudkan atas kerja sama lintas sektor, dari media, pemerintah, hingga platform digital. Cita-cita ke depannya inisiatif serupa dapat terus berkembang, membuka kesempatan baru bagi munculnya lebih banyak suara dan wajah segar dari berbagai daerah di Indonesia.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Kolaborasi Ekraf, Pophariini, dan Nuon Beri Ruang Baru untuk Musisi Lokal
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us