Musim 2025/2026, Liga Inggris tak hanya tentang bintang muda yang sedang naik daun. Namun, di tengah persaingan ketat liga paling kompetitif ini, ada dedikasi dari pemain yang secara usia tidak lagi muda. Pemain senior ini masih tampil secara konsisten di Liga Inggris dan berkontribusi di lapangan terhadap timnya.
Dari James Milner yang masih beringas di Brighton sampai Kyle Walker yang bermental baja. Pemain senior ini membuktikan usia hanyalah angka.
Mereka masih mampu memberikan kestabilan, memimpin tim, atau mementor bagi generasi muda tim. Siapa saja pemain senior yang masih memberikan dedikasinya pada tim dan berkontribusi? Inilah daftarnya
1. James Milner (Brighton & Hove Albion) – 39 Tahun
Milner adalah jagoan di masa primernya. Tak ada yang menyangsikan leadership-nya. Di usianya yang segera menyentuh 40 tahun, Milner masih mampu memberikan stabilitas. Walaupun memang, jam terbangnya semakin sedikit. Namun, kemampuan membaca permainan, dedikasi latihan sampai etos kerja di lapangannya masih menjadi contoh bagi pemain muda di ruang ganti.
Gol penaltinya ke gawang Manchester Citu pada Agustus 2025 mungkin hanyalah kilasan kecil dari kontribusinya pada tim di usianya yang semakin senior. Milner akan tetap menjadi simbol profesionalisme di Liga Inggris saat ini dan mungkin akan tercatat sebagai sejarah apik di Inggris.
2. Kyle Walker (Burnley) – 35 tahun

Sempat dipinang AC Milan, Kyle Walker kembali ke City, dan akhirnya berlabuh ke Burnley. Walaupun sempat diragukan, Walker tetap profesional dan berhasil membuktikan perannya.
Seperti Walker biasanya, pemain ini masih mampu bermain stabil di pertahanan, ikut mengorganisasi lini belakang Burnley, dan menularkan mental baja pada klub. Walaupun masih berjuang di jurang degradasi, tetapi dedikasi Walker seharusnya tidak dipertanyakan.
Walker setidaknya bisa menjadi investasi jangka pendek dari sisi mentalitas para pemain Burnley.
3. Idrissa Gana Gueye (Everton) – 36 Tahun

Everton masih bisa menggantungkan lini tengahnya pada Idrissa Gueye. Di usianya yang tak lagi muda, Gueye memainkan jangkar di tengah permainan Everton. Tanpa eksplosivitas kecepatan, Gueye bertumpu pada tekel yang presisi, penempatan posisi yang tepat, dan tetap agresif namun terukur.
Walaupun perjalanan Everton tidak selalu mulus, Gueye tetap berkontribusi besar. Kepiawaiannya menjaga ritme dan meredam serangan lawan masih menjadi hal yang dibutuhkan Everton. Di usianya sekarang, Gueye masih bisa mencetak 2 gol dari 12 penampilan. Tidak buruk bagi seorang gelandang bertahan yang senior.
4. Martin Dubravka (Burnley) – 36 Tahun

Umur penjaga gawang di sebuah klub memang lebih panjang, tetapi Dubravka tidak hanya sekadar itu. Dia masih memainkan peran penting dan menjadi tumpuan. Walaupun memang tidak mudah menjaga gawang Burnley.
Walaupun demikian, Dubravka masih menjadi pilihan utama di bawah mistar tim yang sedang berjuang lepas dari jurang degradasi ini. Akankah pengalaman dari Dubravka masih mampu mewujudkan mimpi Burnley bertahan di kasta tertinggi Liga Inggris ini?
5. Danny Welbeck (Brighton & Hove Albion) – 34 Tahun

Welbeck musim ini kembali dipercaya sebagai juru gedor tim lawan yang melawan Brighton. Pengalamannya dalam membaca ruang, kecepatan yang masih dibutuhkan, sampai kemampuan memanfaatkan peluang membawa Welbeck masih menjadi pilihan utama di lini depan.
Di musim ini, Welbeck masih mampu memberikan 7 gol dari 13 penampilan di Liga Inggris. Penampilannya yang kembali menanjak melahirkan rumor bahwa dirinya akan dipanggil kembali ke Timnas Inggris.
6. Jordan Henderson (Brentford) – 35 Tahun

Jordan Henderson bisa dikatakan profesional sejati. Henderson masih tampil dengan gaya kepemimpinannya dan berperan untuk menjaga ruang ganti tetap stabil. Henderson masih menjadi pilihan utama di lini tengah Brentford dengan 12 kali penampilan dan 3 assist.
Di usianya yang tidak lagi muda, Henderson bukan lagi seorang box-to-box. Brentford memberikan peran baru, yaitu menjaga ritme permainan dengan lebih fokus pada struktur permainan sembari memandu para gelandang muda. Jika pengalaman adalah mata uang, Henderson merupakan pemain dengan saldo yang besar.
Cerita soal Liga Inggris dan lainnya, bisa kamu simak di siniar Youtube Halftime Break.