Bagi Abiyasa Binar atau dikenal dengan nama panggung Namoy Budaya, 2025 menjadi tahun yang sibuk sekaligus penting. Musisi dan praktisi kreatif yang dikenal lewat pendekatan reggae lovers rock dub ini tidak hanya merilis karya dan melakukan kolaborasi lintas kota, tetapi juga memperluas wilayah kreatifnya.
“Tahun ini gue cukup sibuk ngerilis karya, kolaborasi lintas kota, dan juga bangun activation kecil-kecilan yang menghubungkan musik, visual art, pixel art, sampai storytelling,” katanya saat dihubungi Pophariini (05/12).
Di saat yang sama, musisi yang juga akrab disapa Binar ini mendorong Namoy Budaya untuk menjadi sebuah IP yang lebih utuh, “Gue lagi push Namoy sebagai sebuah IP, bukan cuma musisi, jadi ada tour, workshop, campaign, dan beberapa proyek seni yang berjalan barengan.”
Sebagai salah satu kurator Irama Kotak Suara, Binar membawa perspektif yang cukup khas. Bukan genre yang pertama ia lihat, melainkan suara lokal yang benar-benar hidup di tiap musisi.
“Yang bikin gue tertarik, biasanya bukan cuma genre, tapi suara asli dari tiap kota. Kadang dari dialek, kadang dari attitude produksinya, kadang dari cara mereka bercerita,” jelasnya.
Dari sisi branding, ia pun mencari sesuatu yang konsisten dan organik seperti musisi yang punya karakter kuat, visual relate sama musiknya, dan bagaimana cara mereka hadir di panggung dan digital bisa terasa organik, bukan dibuat-buat.
Menurut Binar, Irama Kotak Suara membuka ruang yang luas tentang keberagaman selama musisi punya identitas yang jujur dan eksploratif.
Dalam obrolan kami, Binar sempat merangkum beberapa hal yang bisa membantu musisi menembus Top 10 Irama Kotak Suara. Simak langsung di bawah ini.
Punya identitas yang jelas
Di tengah banyaknya rilisan, orang biar jadi gampang inget kalau musik lo punya ciri khas, baik dari sound, lirik, atau visual. Jadi lo harus punya identitas yang jelas supaya menonjol.
Rajin bangun storytelling
Bukan cuma upload lagu, tapi ceritain proses, keresahan, dan konteks kotanya. Apa yang lo bawa sebagai musisi. Program Irama Kotak Suara ini sangat menghargai narasi yang kuat, bukan cuma teknis produksi.
Aktif berkomunitas
Ciptakan percakapan di kota lo, ngobrol sama pendengar, kolaborasi sama yang lain. Energi komunitas biasanya bikin karya lo nyampe lebih jauh dan dapat traction yang konsisten. Dukungan organik itu penting banget.