1. News
  2. Otomotif
  3. Cara Menentukan Kandungan Air dalam Oli Industri

Cara Menentukan Kandungan Air dalam Oli Industri

cara-menentukan-kandungan-air-dalam-oli-industri
Cara Menentukan Kandungan Air dalam Oli Industri
"Laboratorium yang digunakan pabrik kami untuk analisis oli industri baru saja mengirimkan laporan yang menunjukkan adanya air dalam oli industri kami. Bagaimana laboratorium menentukan keberadaan air dalam oli industri?"  

Masalah kontaminasi air dalam oli industri dapat sangat merusak. Setelah kontaminasi partikel, air dianggap sebagai bentuk kontaminasi paling merusak kedua untuk sistem pelumasan. Air dalam oli industri dapat menyebabkan masalah seperti viskositas yang lebih tinggi, kemampuan menahan beban yang berkurang, dan penipisan aditif. Beberapa efek yang mungkin ditimbulkannya pada mesin Anda termasuk korosi pada permukaan logam, penyumbatan filter, dan kavitasi.

Air dapat berada dalam tiga keadaan: terlarut, teremulsi, dan bebas. Air terlarut mirip dengan kelembapan dan tidak dapat dilihat dalam oli industri. Air teremulsi terjadi ketika jumlah air terlarut lebih besar dari titik jenuh. Air bebas terjadi ketika kandungan air dalam oli industri terlihat terpisah.

Jadi, bagaimana laboratorium menentukan bahwa Anda memiliki air dalam oli industri Anda? Saat ini, terdapat dua jenis pengujian utama yang digunakan di laboratorium: spektroskopi Fourier Transform Infrared (FTIR) dan uji titrasi Karl Fischer. Dari kedua metode ini, FTIR umumnya lebih murah tetapi juga tidak terlalu akurat. FTIR menggunakan cahaya inframerah yang dilewatkan melalui sampel oli industri. Penyerapan cahaya pada panjang gelombang yang berbeda dalam spektrum kemudian diukur untuk menunjukkan konsentrasi air. Pengujian ini terbatas pada batas deteksi yang lebih rendah, sekitar 1.000 part per million (ppm).

Uji titrasi Karl Fischer jauh lebih akurat dan mampu mengukur air sekecil 1 ppm dalam oli industri jika digunakan dengan benar. Metode ini menggunakan dua jenis titrasi untuk mengidentifikasi jumlah air dalam sampel tertentu: coulometrik atau volumetrik. Prinsipnya sama untuk masing-masing, kecuali volumetrik menggunakan larutan titran. Metode pengujian ini sangat bermanfaat karena memungkinkan Anda untuk menganalisis padatan, cairan, atau gas. Kekurangan uji titrasi Karl Fischer meliputi biayanya dan waktu yang dibutuhkan ketika konsentrasi air tinggi.

Baca Juga : Cara Terbaik Mengatasi Air dalam Oli Industri

Analisis oli industri rutin harus dilakukan bersamaan dengan pengujian kadar air untuk memastikan kadar yang dapat diterima tetap terjaga. Pemantauan yang tepat membantu mencegah kegagalan mesin atau waktu henti yang tidak terjadwal yang mungkin terjadi akibat kontaminasi air. Pengujian di tempat di fasilitas Anda atau pengiriman sampel ke laboratorium dapat menjadi cara efektif untuk mengukur kadar air dalam oli industri Anda.

 
0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Cara Menentukan Kandungan Air dalam Oli Industri
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us