Glycolic acid merupakan salah satu kandungan aktif populer dalam dunia perawatan kulit. Bahan yang termasuk kelompok AHA (Alpha Hydroxy Acid) ini dikenal efektif membantu mengangkat sel kulit mati, mencerahkan wajah, serta meratakan tekstur kulit. Namun, meskipun manfaatnya cukup banyak, kamu tetap perlu berhati-hati saat mengombinasikannya dengan bahan aktif lain.
Penggunaan produk skincare yang tidak tepat justru dapat memicu iritasi, kemerahan, kulit kering berlebihan, bahkan merusak skin barrier. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengetahui kandungan apa saja yang tidak boleh dicampur dengan glycolic acid agar hasil perawatan tetap optimal dan kulit tetap sehat.
Sebelum masuk ke daftar lengkapnya, pahami bahwa setiap kulit memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda. Jika kamu memiliki kulit sensitif, pemilihan kombinasi bahan aktif harus dilakukan dengan lebih selektif dan bertahap.
Tips Aman Menggunakan Glycolic Acid
Sebelum mengetahui daftar bahan yang sebaiknya tidak dikombinasikan, berikut beberapa tips penting untuk kamu perhatikan:
– Gunakan glycolic acid pada malam hari untuk meminimalkan risiko paparan sinar matahari.
– Selalu aplikasikan sunscreen pada pagi dan siang hari.
– Mulai dengan konsentrasi rendah jika kamu baru pertama kali mencobanya.
– Hindari penggunaan bersamaan dengan terlalu banyak bahan aktif dalam satu waktu.
Setelah memahami tips dasarnya, berikut daftar bahan yang tidak boleh dicampur dengan glycolic acid.
5 Kandungan yang Tidak Boleh Dicampur dengan Glycolic Acid
1. Retinol
.jpg)
(Bahan glycolic acid yang tidak boleh dicampur dengan beberapa kandungan. Foto. Dok. kaboompics/ Pexels)
Retinol dikenal sebagai turunan vitamin A yang efektif untuk mengatasi tanda penuaan dan jerawat. Namun, ketika kamu menggunakannya bersamaan dengan glycolic acid, risiko iritasi dapat meningkat drastis. Kombinasi keduanya dapat menyebabkan kulit terasa perih, kering, hingga mengelupas berlebihan. Sebaiknya gunakan secara bergantian pada malam yang berbeda.
2. Vitamin C Konsentrasi Tinggi
Vitamin C memiliki manfaat mencerahkan dan melindungi kulit dari radikal bebas. Akan tetapi, mencampurnya dengan glycolic acid dalam waktu bersamaan dapat mengganggu keseimbangan pH kulit. Hal ini bisa membuat efektivitas keduanya menurun sekaligus meningkatkan risiko iritasi pada kulit sensitif.
3. Salicylic Acid (BHA)
.jpg)
(Bahan glycolic acid yang tidak boleh dicampur dengan beberapa kandungan. Foto. Dok. kaboompics/ Pexels)
Salicylic acid termasuk dalam kelompok BHA yang berfungsi membersihkan pori-pori secara mendalam. Menggabungkannya dengan glycolic acid berarti kamu menggunakan dua jenis eksfoliator sekaligus. Kombinasi ini dapat membuat kulit menjadi terlalu kering dan rentan mengalami peradangan.
4. Benzoyl Peroxide
Benzoyl peroxide sering digunakan untuk mengatasi jerawat aktif. Namun, jika kamu menggunakannya bersama glycolic acid, kulit dapat menjadi sangat sensitif. Selain berpotensi menyebabkan iritasi, kombinasi ini juga bisa membuat kulit terasa panas dan kemerahan.
5. Produk dengan Kandungan Alkohol Tinggi
.jpg)
(Bahan glycolic acid yang tidak boleh dicampur dengan beberapa kandungan. Foto. Dok. Jill Burrow/ Pexels)
Produk skincare yang mengandung alkohol tinggi dapat memperparah efek kering dari glycolic acid. Jika kamu tetap menggunakannya secara bersamaan, lapisan pelindung kulit bisa melemah dan menyebabkan kulit terasa tertarik serta mudah iritasi.
(Baca juga: Ingin Ketiak Cerah? Gunakan Produk Glycolic Acid Satu Ini!)
Memahami kombinasi bahan aktif sangat penting dalam rutinitas perawatan kulit kamu. Dengan penggunaan yang tepat, glycolic acid dapat memberikan manfaat maksimal tanpa menimbulkan efek samping yang merugikan. Selalu perhatikan reaksi kulit dan lakukan uji coba secara bertahap agar hasil yang kamu dapatkan tetap aman dan optimal.
(Penulis: Sania Zelikha)