Merawat kulit bayi kini menjadi bagian penting dari gaya hidup keluarga modern yang semakin sadar akan kesehatan sejak dini. Tidak hanya sekadar rutinitas, pemilihan produk perawatan yang tepat juga dapat memberikan rasa nyaman bagi bayi sekaligus ketenangan bagi orang tua. Kesadaran ini terlihat dalam sebuah acara peluncuran rangkaian skincare bayi dan anak yang digelar di sebuah babies superstore di kawasan Gading Serpong, Tangerang, yang juga dihadiri oleh sejumlah figur keluarga seperti Ayasha dan Ryu Kintaro serta Fanny Kondoh.
Rangkaian perawatan bayi ini dikembangkan dengan pendekatan Tribiotics formula—kombinasi prebiotics, probiotics, dan postbiotics—yang membantu menjaga keseimbangan mikrobioma kulit. Formula tersebut dirancang untuk memperkuat skin barrier alami serta melindungi kulit bayi yang sensitif dari iritasi, sebuah kebutuhan penting bagi anak-anak yang tumbuh di lingkungan beriklim tropis seperti Indonesia.
Menariknya, Bebiotic lahir dari pengalaman personal sang founder, Shandy Purnamasari, yang ingin menghadirkan produk perawatan bayi yang aman, lembut, namun tetap mudah diakses oleh keluarga Indonesia. Tidak hanya menghadirkan produk esensial seperti body wash, hair care, dan body lotion, Bebiotic juga menawarkan sunscreen khusus anak, lip balm, hingga parfum lembut yang dirancang aman untuk kulit sensitif. Kehadiran produk-produk ini menjadi solusi praktis bagi orang tua yang ingin memastikan perawatan kulit anak tetap optimal sejak dini.
Dalam kesempatan yang sama, Psikolog Anak dan Keluarga Friska Asta, M.Psi.T, menjelaskan bahwa pemilihan produk perawatan yang tepat ternyata juga berkaitan dengan kondisi psikologis orang tua. Menurutnya, bayi belum mampu menyampaikan apa yang dirasakannya, sehingga orang tua sering kali harus menebak penyebab ketidaknyamanan yang dialami anak.
“Bayi itu kan tidak bisa bicara, tidak bisa menyampaikan apa yang dirasakannya. Jadi orang tua, terutama ibu, sering harus menerka-nerka—apakah bayi sakit perut, merasa gatal, atau ada ketidaknyamanan lain. Tangisan bayi yang tidak diketahui penyebabnya sering membuat ibu merasa stres, bahkan bisa berkembang menjadi kecemasan atau depresi. Karena itu, ketika perawatan bayi terpenuhi dengan baik, termasuk dari produk yang tepat untuk kulitnya, hal ini bisa membantu meredakan stres ibu karena gangguan fisik pada bayi dapat lebih cepat diatasi,” jelas Friska.
Ia menambahkan bahwa ketika bayi merasa nyaman, suasana emosional di rumah pun ikut menjadi lebih tenang. Hal-hal sederhana seperti memastikan kulit bayi terlindungi dengan baik ternyata dapat memberikan dampak besar, bukan hanya bagi kesehatan fisik anak, tetapi juga bagi kesejahteraan mental orang tua.
Di tengah meningkatnya literasi keluarga muda mengenai pentingnya bahan yang aman bagi bayi, kehadiran berbagai inovasi dalam produk perawatan anak menjadi kabar baik. Bukan hanya membantu menjaga kesehatan kulit si kecil, tetapi juga memberi rasa tenang bagi orang tua dalam menjalani perjalanan pengasuhan yang penuh cinta sekaligus tantangan.