1. News
  2. Berita
  3. 5 Misteri yang Akhirnya Dapat Dipecahkan oleh Misi Artemis ke Bulan

5 Misteri yang Akhirnya Dapat Dipecahkan oleh Misi Artemis ke Bulan

5-misteri-yang-akhirnya-dapat-dipecahkan-oleh-misi-artemis-ke-bulan
5 Misteri yang Akhirnya Dapat Dipecahkan oleh Misi Artemis ke Bulan

Selama setengah a abad manusia mengira mereka memahaminya bulan: lanskap statis, tanpa udara, tanpa air tanpa banyak misteri yang perlu dipecahkan. Namun instrumen yang mengorbit dan misi robotik telah membuktikan sebaliknya. Satelit di tata surya yang paling banyak dipelajari ternyata lebih kompleks dari yang terlihat, dan masih banyak pertanyaan mendasar yang masih terbuka.

NASA akan segera melakukannya kembali ke bulan dengan program Artemis. Ketika Artemis II dan III akan menjadi misi mengorbit satelit, Artemis IV akan menempatkan astronot ke permukaan untuk pertama kalinya sejak era Apollo. Rencana ambisiusnya adalah untuk meletakkan dasar bagi kehadiran berkelanjutan yang akan menghasilkan aliran data dan sampel yang stabil.

Beberapa misteri bulan akan terpecahkan karena banyaknya sampel dan teknologi yang dikirimkan. Tidak semua jawaban akan muncul sekaligus, dan hasilnya mungkin akan datang lambat, namun jawaban-jawaban tersebut belum pernah hampir terpecahkan. Berikut adalah daftar teka-teki yang dapat diklarifikasi, dengan skenario realistis, dalam 10 hingga 20 tahun ke depan.

Apa Asal Usul Bulan?

Teori dominan mengenai asal usul bulan menyatakan bahwa bulan muncul setelah tumbukan planet seukuran Mars dengan proto-Bumi sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu. Beberapa material yang dikeluarkan akibat tumbukan tersebut menggumpal dan memadat membentuk satelit yang mengorbit Bumi saat ini.

Namun, hipotesis ini bergantung pada simulasi kompleks dan serangkaian sampel terbatas yang dibawa kembali oleh Apollo 50 tahun lalu. Akses langsung ke batuan baru yang belum diubah, dikombinasikan dengan teknik analisis modern, dapat memberikan bukti yang lebih kuat. Tentu saja, kita perlu mengakses material dalam, seperti pecahan mantel yang tersingkap di kawah atau zona tumbukan, dan untuk merekonstruksi kronologi samudra magma bulan kuno. Bagian yang sulit adalah mencapainya; sisanya adalah sains.

Berapa Banyak Air di Bulan—dan Seperti Apa?

Setengah abad yang lalu, diyakini bahwa bulan benar-benar kering. Para ilmuwan telah menetapkan bahwa terdapat es di kawah yang tertutup bayangan permanen di kutub selatan dan sebagian air terperangkap dalam bentuk kristal di dalam mineral di permukaan. Pertanyaan besarnya adalah berapa banyak yang ada dan apakah dapat digunakan untuk pangkalan bulan di masa depan.

Salah satu tugas pertama misi Artemis di masa depan adalah menjelajahi kawah-kawah ini. Jika mereka menemukan es, mereka perlu menentukan apakah es tersebut bercampur dengan regolit, apakah membentuk lempengan padat, atau apakah terdapat endapan yang lebih murni yang dapat ditemukan. Dalam skenario terbaik, sumber daya melimpah dan dapat diolah menjadi oksigen atau bahan bakar. Dalam kasus terburuk, ia tersebar sedemikian rupa sehingga penggaliannya menjadi tidak mungkin dilakukan.

Apa Struktur Internal Bulan?

Struktur internal bulan tetap menjadi salah satu titik buta terbesar. Seismometer Apollo mendeteksi gempa bulan dalam dan dangkal, namun datanya jarang dan hanya berasal dari satu wilayah. Model gravitasi dan termal saat ini memberikan gambaran interiornya, namun jauh dari peta detail.

Kehadiran manusia yang berkelanjutan akan memungkinkan para peneliti memasang seismometer di wilayah yang belum pernah diteliti dan memperluas cakupan global. Dengan jaringan modern, resolusi interior bulan akan meningkat secara dramatis, dan para ilmuwan dapat menentukan dengan lebih baik ukuran inti, struktur mantel, dan distribusi sisa panas. Ini tidak akan menjadi gambar yang sempurna, tapi ini akan menjadi gambar terlengkap hingga saat ini.

Mengapa Sisi Gelap Begitu Berbeda?

Jika bulan berbentuk satu benda, mengapa sisi jauhnya kasar dan bergerigi, sedangkan sisi dekatnya lebih halus dan tertutup lautan basaltik? Asimetri ini adalah salah satu teka-teki bulan kontemporer yang besar. Beberapa model mencoba menjelaskannya, mulai dari perbedaan panas awal hingga variasi kristalisasi lautan magma atau efek gravitasi bumi, namun tidak ada yang cocok.

Kembalinya ke bulan membuka kemungkinan ekspedisi manusia pertama ke permukaan sisi gelap. Jika sampel diperoleh, peneliti akan dapat menentukan usia, komposisi, dan evolusi termalnya, data kunci untuk memecahkan misteri yang belum terjawab selama setengah abad.

Apa yang Terjadi dengan Medan Magnet Bulan?

Sampel Apollo mengungkapkan sesuatu yang tidak terduga: Banyak yang termagnetisasi, seolah-olah bulan memiliki dinamo internal yang kuat. Namun berdasarkan apa yang diketahui tentang ukuran dan interiornya, satelit tersebut tampaknya terlalu kecil dan dingin untuk dapat bertahan di medan global yang kuat dalam waktu yang lama.

Era lunar baru mungkin bisa menjelaskan teka-teki ini berkat sampel baru dari berbagai wilayah dan pengukuran magnetik yang lebih tepat. Dengan batuan yang berumur baik dan data interior yang lebih baik, para peneliti akan dapat merekonstruksi kapan dinamo itu ada dan seberapa kuatnya.

Bulan: Titik Tengah atau Laboratorium Luar Angkasa

Berbeda dengan era Apollo, saat ini bulan bukanlah tujuan akhir, melainkan titik awal tahap eksplorasi baru. Apa yang terjadi pada dekade berikutnya tidak hanya akan memecahkan misteri yang belum terselesaikan; hal ini juga akan mendefinisikan kembali cara kita memahami dunia berbatu, bagaimana planet terbentuk, dan sejauh mana eksplorasi manusia dapat dilakukan ketika kembali ke tempat yang sudah dikenalnya dengan pertanyaan-pertanyaan baru.

Umat ​​​​manusia mungkin tidak mendapatkan semua jawaban, namun untuk pertama kalinya dalam setengah abad kita akan mengajukan pertanyaan yang tepat, di tempat yang tepat, dan dengan tangan penuh dengan bebatuan bulan.

Cerita ini pertama kali muncul di KABEL dalam bahasa Spanyol dan telah diterjemahkan dari bahasa Spanyol.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
5 Misteri yang Akhirnya Dapat Dipecahkan oleh Misi Artemis ke Bulan
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us