Setiap perempuan Indonesia bisa mewujudkan impian, menyampaikan aspirasi, dan turut berkontribusi untuk perkembangan Tanah Air. Sejak Kartini memperjuangkan kemerdekaan bagi perempuan untuk saling menginspirasi dan terus berkarya. Kini, semua perempuan lebih bebas memilih langkah masing-masing untuk memaknai Kartini. Ada yang melangkah tegap menyuarakan isu kesetaraan, ada juga yang tumbuh dalam ketekunan dan memimpin dengan tenang.
Lenda Lucia Panambunan, salah satu perempuan Indonesia yang merayakan jasa Kartini dengan kelembutan dan ketegasan. Bagi Lenda, cerminan Kartini masa kini terpancar dari sosok-sosok perempuan yang berdaya, memiliki integritas, serta memberi dampak bagi lingkungan sekitar. Semangat ini yang terus menjadi pegangan seorang Lenda.
Ia mengawali karier dalam industri perbankan dan telekomunikasi yang kemudian mengeksplorasi berbagai bidang pekerjaan lain. Sampai akhirnya, ia terjun dan mendalami industri marketing dan media sebagai account executive. Sebelum berkarya di industri media dan komunikasi, Lenda juga berkarya dengan menapaki dunia modeling semasa awal berkarier – hingga membawanya menjadi Putri Indonesia perwakilan Sulawesi Utara pada 2002. Langkahnya sebagai seorang model yang kemudian membuka kesempatan untuk terjun dalam industri yang ia tekuni sekarang.
Ketekunannya untuk terus tumbuh dalam karier pun membuatnya merintis dan memimpin Liberty Communications (AMP Group) – sebuah perusahaan komunikasi pemasaran terintegrasi – yang sudah berjalan lebih dari 10 tahun. Di balik sikap mengayomi yang mudah membuat setiap anggota merasa nyaman hingga langkah tenang dalam pengambilan keputusan, para pemimpin perempuan menyimpan keunikan dalam caranya memimpin. Lenda adalah salah satu sosok pemimpin perempuan yang konsisten berkarya untuk Indonesia dalam dunia komunikasi.
Tekun Bertumbuh Dalam Setiap Proses

(Lenda Lucia. Foto: Dok. Liberty Communications)
Dengan latar belakang pendidikannya sebagai Master of Business Management di BINUS Business School dan pengalamannya dalam industri, Lenda dipercaya untuk memimpin Liberty Communications (AMP Group), sekaligus menjalankan peran sebagai Managing Director Layar Tujuh Pariwara (AMP Group). Pengalamannya dalam industri komunikasi dan media dalam berbagai peran membekali Lenda saat ia mengemban tanggung jawab sebagai seorang pemimpin.
Tentu pengalaman karier yang beragam selaras dengan resiliensi Lenda dalam setiap proses hidup, baik profesional dan personal. Dengan era yang menuntut hidup bergulir ekstra cepat, komitmen untuk terus belajar dan berkembang menjadi hal penting dalam perkembangan Lenda, baik sebagai pemimpin maupun pribadi.
“Don’t quit before the battle begin,” ungkap Lenda, membagikan motivasi yang mendorongnya untuk terus melangkah. Dari awal karier, Lenda tak hanya mengukir pencapaian tetapi juga membangun kepercayaan diri, yang ia akui, menjadi salah satu tantangan dalam pertumbuhannya.
(Baca Juga: Perjalanan Membawa Kembali PepsiCo ke Indonesia)
Konsisten Memimpin Dengan Integritas

(Lebih dari 10 tahun memimpin Liberty Communications. Foto: Dok. Liberty Communications)
Melalui berbagai peran dan jabatan yang dipercayakan padanya, Lenda menyadari betul akan proses hidup yang membentuk karakternya. Kini, lebih dari 10 tahun, Liberty Communications (AMP Group) berkembang di bawah kepemimpinannya. Tak hanya pertumbuhan bisnis, Liberty Communications (AMP Group) – dengan arahannya – mampu menjaga kepercayaan para mitra kerja yang telah diberikan sejauh ini.
Meski sukses dalam bisnis yang dijalaninya, Lenda pun juga berusaha menjalani hidup secara utuh. Melalui berbagai peran – istri, pengusaha, maupun Ibu Gembala – Lenda pun diperkaya dengan banyak nilai-nilai yang kemudian membuatnya tumbuh sebagai pemimpin dari hari ke hari.
Nilai-nilai ini yang menjadi pijakan Lenda dalam memimpin perusahaan ini. Tak hanya teliti dalam memilih peluang kerja yang diterima tetapi juga keberanian untuk menolak proyek yang tak sejalan dengan etika kerja. Ia paham betul dalam industri yang ia geluti, keputusannya akan setiap hal menjadi ukuran kekuatan dalam kepemimpinannya. Realita ini yang mendorongnya konsisten menyelaraskan hati dan pikiran sehingga ia bekerja dan memimpin dengan mengandalkan keselarasan itu.
“Berpegang pada nilai-nilai dan berani untuk tetap setia pada apa yang diyakini. Saya berusaha untuk bekerja dan melayani dengan menggunakan head, hands, and heart,” tegas Lenda.

(Lenda konsisten bekerja dengan hati dan ketekunan. Foto: Dok. Liberty Communications)
Semangat Kartini untuk memberdayakan semua perempuan di Indonesia juga selaras tentang keyakinan Lenda pada kekuatan para perempuan Tanah Air. Ia percaya bahwa setiap perempuan punya kekuatan, tidak hanya untuk bertahan, tetapi juga menjadi ruang bagi sesama perempuan – maupun laki-laki – untuk tumbuh bersama. Lenda memiliki harapan besar untuk melihat lebih banyak perempuan Indonesia memiliki penghasilan sendiri, menjadi penggerak ekonomi, serta hadir di tengah masyarakat untuk saling menginspirasi.
Tak hanya fokus mengembangkan karier dan diri, Lenda pun memberi ruang bagi setiap orang, termasuk sesama perempuan, untuk sama-sama bertumbuh. Lenda melihat bagaimana perempuan dapat menjadi roda penggerak ekonomi Tanah Air. Konsistensinya untuk terus bertumbuh, menjaga nilai diri secara utuh, dan berdampak dalam ketenangannya menjadi kekuatan Lenda yang selaras dengan kehidupan perempuan Indonesia yang Kartini perjuangkan.