1. News
  2. Bulutangkis
  3. Lapangan cepat di Horsens tuntut adaptasi tim Thomas-Uber Indonesia

Lapangan cepat di Horsens tuntut adaptasi tim Thomas-Uber Indonesia

lapangan-cepat-di-horsens-tuntut-adaptasi-tim-thomas-uber-indonesia
Lapangan cepat di Horsens tuntut adaptasi tim Thomas-Uber Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Tim bulu tangkis Indonesia langsung dihadapkan pada tantangan teknis saat menjalani sesi latihan resmi di Forum Horsens, Denmark, menjelang Piala Thomas & Uber 2026, Rabu, dengan karakter shuttlecock yang cenderung melaju cepat.

Dalam waktu latihan yang terbatas, para pemain memprioritaskan adaptasi terhadap kecepatan bola serta kondisi arena yang dinilai berbeda dibandingkan dengan kebanyakan turnamen internasional.

“Hari ini coba lapangan hanya sebentar, tapi langsung terasa bolanya agak kencang. Itu yang harus cepat kami adaptasi,” ujar pemain ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose dalam keterangan resmi PP PBSI yang diterima di Jakarta, Rabu.

Pasangannya, Febi Setianingrum, menambahkan bahwa faktor pencahayaan dan arah angin tidak menjadi kendala berarti selama sesi latihan.

“Dari lapangan normal, tidak silau dan angin juga tidak terlalu ada,” kata Febi.

Baca juga: Indonesia sewa enam lapangan di Denmark jelang Thomas-Uber 2026

Selain faktor teknis, ukuran arena yang relatif kecil dengan kapasitas sekitar 4.000 penonton juga menjadi perhatian. Kondisi tersebut diperkirakan akan menciptakan atmosfer pertandingan yang lebih padat.

Rachel mengungkapkan situasi itu justru bisa menjadi keuntungan karena dukungan penonton akan terasa lebih dekat dan mampu memacu semangat bertanding.

“Arenanya kecil, jadi dukungan suporter bisa lebih terdengar dan itu bisa menambah motivasi kami,” ujarnya.

Menjelang Piala Uber kali ini, pasangan Rachel/Febi juga membawa dinamika berbeda. Rachel kembali memperkuat tim untuk kedua kalinya, sementara Febi akan menjalani debut di ajang beregu putri tersebut.

Meski berstatus debutan, Febi telah memiliki pengalaman tampil di kompetisi beregu sebelumnya dengan turun di Kejuaraan Asia 2026.

Baca juga: Daftar peserta Piala Thomas dan Uber 2026

“Walau ini pertama kali di Piala Uber, dia sudah pernah main di ajang beregu. Kami ingin hasil yang lebih baik,” kata Rachel.

Febi mengaku antusias menghadapi pengalaman perdananya bersama tim nasional.

“Senang dan excited bisa gabung tim Uber. Pasti ada tegang karena debut, tapi kekompakan tim bikin saya lebih yakin,” ujarnya.

Skuad Merah Putih tergabung di Grup C bersama Taiwan, Kanada, dan Australia. Tim Uber Indonesia dijadwalkan menghadapi Kanada pada 25 April pukul 17.00 WIB, kemudian melawan Australia pada 26 April pukul 23.30 WIB, sebelum menjalani laga terakhir fase grup menghadapi Taiwan pada 28 April pukul 15.00 WIB.

Di sektor tunggal putri, Indonesia mengandalkan Putri Kusuma Wardani yang tengah menunjukkan tren peningkatan performa, didukung Ester Nurumi Tri Wardoyo, Thalita Ramadhani Wiryawan, dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi. Sementara di sektor ganda, Indonesia memiliki sejumlah opsi rotasi pasangan, di antaranya Siti Fadia Silva Ramadhanti, Febriana Dwipuji Kusuma, Amallia Cahaya Pratiwi, Meilysa Trias Puspitasari, serta Rachel Allessya Rose.

Baca juga: PBSI panggil pemain muda untuk perkuat skuad Thomas & Uber Cup

Sementara itu, tim putra Indonesia langsung dihadapkan pada jadwal yang menuntut konsistensi sejak awal turnamen. Indonesia akan membuka laga melawan Aljazair pada 24 April pukul 23.30 WIB, yang menjadi peluang untuk mengamankan poin awal.

Ujian berikutnya hadir saat menghadapi Thailand pada 26 April pukul 13.30 WIB, sebelum menutup fase grup melawan Prancis pada 28 April pukul 23.30 WIB.

Komposisi tim putra menunjukkan perpaduan pengalaman dan regenerasi. Di sektor tunggal, Indonesia masih mengandalkan Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting, dengan dukungan pemain muda seperti Alwi Farhan serta Mohammad Zaki Ubaidillah.

Di sektor ganda, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi tumpuan. Kehadiran pasangan non-pelatnas Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani menambah kedalaman skuad, sementara duet muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mulai diproyeksikan sebagai kekuatan baru.

Baca juga: PBSI pasang target tim Thomas Indonesia capai babak final

Baca juga: Saat nama besar tak lagi cukup di Piala Thomas dan Uber 2026

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
joy
Joy
0
cong_
Cong.
0
loved
Loved
0
surprised
Surprised
0
unliked
Unliked
0
mad
Mad
Lapangan cepat di Horsens tuntut adaptasi tim Thomas-Uber Indonesia
Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login

To enjoy KOMBI.ID privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Follow Us